Kolaborasi Besar Bersihkan 120 Hektare Eceng Gondok Waduk Saguling

  • 29 Jun 2026 20:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama PT PLN Indonesia Power UBP Saguling dan sejumlah instansi terkait menggelar aksi pembersihan eceng gondok yang menutupi aliran Waduk Saguling. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi penyebaran tanaman air yang telah menutupi sekitar 120 hektare kawasan waduk.

Pembersihan dipusatkan di kawasan Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, yang menjadi salah satu titik dengan kepadatan eceng gondok tertinggi. Secara bersamaan, kegiatan serupa juga berlangsung di beberapa titik lain di Kecamatan Cililin dan Cihampelas.

Aksi tersebut melibatkan sekitar 350 personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, serta masyarakat sekitar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati H. Asep Ismail.

General Manager PT PLN Indonesia Power UBP Saguling, Huta Rianto, mengatakan penyebaran eceng gondok di Waduk Saguling telah mencapai kondisi yang mengkhawatirkan. Selain mengganggu operasional waduk, keberadaan tanaman tersebut juga berdampak pada penurunan kualitas air serta mempercepat proses pendangkalan.

"Penanganan dilakukan secara kolaboratif. Saat ini terdapat sekitar 120 hektare eceng gondok yang tersebar di 13 titik, dengan area terluas mencapai sekitar 70 hektare," ujarnya, Senin 29 Juni 2026.

Untuk mempercepat proses pembersihan, tim menggunakan bantuan alat berat berupa ekskavator dan perahu ponton yang disediakan BBWS Citarum. Langkah ini ditargetkan mampu mengurangi luasan eceng gondok hingga 50 persen pada tahap awal.

Menurut Huta Rianto, proses pembersihan diperkirakan berlangsung selama dua bulan. Meski demikian, pemerintah daerah berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat agar dampak terhadap masyarakat dan lingkungan dapat segera diminimalkan.

Selain melakukan pengangkatan, eceng gondok yang berhasil dibersihkan juga akan dimanfaatkan agar memiliki nilai ekonomi. Tanaman tersebut direncanakan diolah menjadi media tanam jamur merang, bahan baku kerajinan tangan, hingga dikaji potensinya sebagai bahan baku briket.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan persoalan eceng gondok tidak dapat ditangani oleh satu pihak saja. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi permasalahan yang telah lama dikeluhkan warga.

"Permasalahan ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan dukungan personel, alat berat, dan partisipasi masyarakat, kami optimistis penanganan eceng gondok di Waduk Saguling dapat berjalan lebih efektif," kata Jeje.

Pada hari pertama pelaksanaan, dua unit ekskavator dan empat perahu ponton langsung dioperasikan di kawasan Jembatan Ciminyak, Desa Rancapanggung. Penggunaan alat berat dinilai penting mengingat pembersihan secara manual akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....