Pelanggan di Jalancagak,Keluhkan Air PDAM Sering Mati , Perumda TRS Klarifikasi
- 29 Jun 2026 20:29 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Pelanggan Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) di Kecamatan Jalancagak mengeluhkan pelayanan air bersih, yang tidak stabil. Salah satunya Aisyah yang mengaku air di rumahnya sering mati total, dan debitnya sangat kecil jika mengalir.
"Ada kalanya air mati seharian. Kalau nyala pun kecil sekali, tidak bisa untuk mandi maupun mencuci," ujar Aisyah kepada RRI di Subang, Senin 29 Juni 2026.
Aisyah juga menyoroti ketergantungan pasokan air terhadap listrik, yang membuat aliran ikut berhenti saat pemadaman. Ia menegaskan, sebagai pelanggan yang disiplin membayar tagihan, ia hanya meminta haknya, untuk mendapatkan air yang lancar.
"Kami selalu bayar tepat waktu, tidak pernah nunggak. Kami hanya minta pelayanan yang sesuai," ungkapnya.
Pelanggan tersebut berharap, Perumda TRS segera meninjau jaringan di Jalancagak, agar gangguan tidak terus berulang. Menurutnya, perhatian serius diperlukan, supaya pelanggan setia tidak dirugikan secara terus-menerus.
"Kami mohon Perumda TRS memperhatikan keluhan ini. Jangan sampai pelanggan setia justru dirugikan terus-menerus," pungkas Aisyah.
Menanggapi hal itu, Direktur Teknik Perumda TRS Nana Ruhana membenarkan, adanya tantangan pelayanan di wilayah selatan. Kondisi itu diperparah oleh fenomena El Nino dan dampak longsor Cipondoh, yang terjadi dua tahun lalu.
"Pelayanan di wilayah selatan memang menghadapi tantangan akibat El Nino, dan dampak longsor Cipondoh," kata Nana.
Nana menambahkan, Perumda TRS saat ini, sedang memproses pengembalian sumber air baku ke Sumber Cipondoh. Berdasarkan data, Cipondoh memiliki potensi 1.100 liter per detik, namun baru dimanfaatkan 200 liter per detik, sesuai izin yang berlaku.
"Kami sedang memproses pengembalian sumber air baku ke Cipondoh, agar debit air bisa meningkat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....