Kerja Berat PMI Asal Cianjur Babakan Turus Minta Pulang

  • 29 Jun 2026 17:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Ai Juariah (43) seorang pekerja migran (PMI) asal Cianjur warga kampung Babakan turuy Desa Karangwangi Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, yang bekerja di Libya di duga korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dengan adanya PMI asal Cianjur yang bekerja di Libya menurut Camat Ciranjang, Hendri Prasetyadhi mengatakan. Ai Juariah diketahui telah bekerja di Libya selama 14 bulan dan diduga sebagai korban TPPO.

Dugaan tersebut kata Hendri, karena sejak awal proses pemberangkatan pihak keluarga tidak diberikan informasi ataupun salinan dokumen resmi terkait pemberangkatannya.

"Benar, perempuan bernama Ai Juariah

asal Desa Karangwangi, Ciranjang. Beliau saat ini bekerja sebagai ART di Libya, sejak 14 bulan lalu," kata Hendri, Senin 29 Juni 2026.

Ia menambahkan berdasarkan keterangan suaminya, Ai Juariah mengalami eksploitasi dengan bekerja di luar kemampuannya tanpa diberikan waktu istirahat yang cukup.

"Luka yang dialaminya itu, informasinya karena Ai terjatuh, setelah tidak kuat dengan beban kerja yang diberikan oleh majikannya di Libya. Diketahui, sejak kali pertama diberangkatkan, Ai sudah lima kali ganti majikan,"ujarnya

Hendri mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur untuk menelusuri dan berupaya memulangkan Ai kembali ke Indonesia.

Sementara itu suami Ai Juariah, Ujang Suryana mengaku dirinya tidak memegang satu pun salinan dokumen resmi terkait proses pemberangkatan istrinya ke Libya.

"Sejak 14 bulan lalu, saya hanya menandatangani surat izin suami yang diberikan oleh pihak sponsor yang memberangkatkan istri saya," kata Ujang.

Ujang menjelaskan, saat ini pihak sponsor yang memberangkatkan istrinya sudah sulit bahkan tidak dapat dihubungi setelah video istrinya yang meminta dipulangkan viral.

"Saya berharap pemerintah dapat menelusuri keberadaan dan segera memulangkan istri saya. Karena, saya sangat khawatir dengan kondisi istri saya di Libya,"katanya

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....