Tagana Kabupaten Tasikmalaya Menginventarisir Wilayah Rawan Krisis Air

  • 29 Jun 2026 17:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Tagana Kabupaten Tasikmalaya menginventarisir wilayah rawan krisis air di wilayahnya. Hal ini dilakukan, seiring mulai banyaknya wilayah yang melaporkan mengalami krisis air.

Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan, sejumlah wilayah yang mulai mengalami krisis air di antaranya Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, serta wilayah Kecamatan Tanjungjaya.”iya mulai kesulitan mendapatkan air bersih ya. Sumur warga mulai kering, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari, harus antre di masjid setempat,” katanya, Senin 29 Juni 2026.

Selain krisis air bersih, Tagana juga menerima laporan warga Cigalontang mulai kesulitan untuk mengairi lahan pertanian.” Ada laporan juga, warga sulit mendapatkan air untuk lahan pertanian,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, Tagana meningkatkan inventarisasi wilayah rawan krisis air bersih. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak yang luas akibat kemarau.

“Kami ingin memastikan, jika ada situasi yang darurat, kami bisa tangani dengan cepat,” katanya.

Tagana juga memastikan, jika ada warga yang mengalami krisis air, bisa menghubungi Tagana. “Iya saat ini jika warga memerlukan air bersih bisa menghubungi kami, untuk pasokan air bersih,” ujarnya.

Sementara itu menyikapi sejumlah wilayah yang mulai terdampak kemarau, pemerintah daerah menggelar Rapat Koordinasi lintas sektor, Senin 29 Juni 2026. Rapat digelar untuk memastikan langkah yang akan dilakukan menghadapi kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....