Pedagang Pasar Baru Siap Sambut Beroperasinya Bandara Husein
- 29 Jun 2026 15:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Rencana kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara disambut positif oleh para pelaku usaha di Kota Bandung. Mereka berharap dibukanya kembali bandara dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga berdampak pada pertumbuhan sektor perdagangan.
Ketua Umum Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Pasar Baru Trade Center Bandung, Iwan Suhermawan, mengatakan para pedagang mulai mempersiapkan diri agar siap menyambut kedatangan wisatawan saat bandara kembali beroperasi.
"Kalau bandara sudah dibuka, tentunya kita harus siap-siap juga. Jangan sampai tamu domestik maupun luar negeri datang, tetapi pusat-pusat perdagangan seperti Pasar Baru belum siap, baik dari sisi manajemen, pengelola, maupun para pedagang," ujar Iwan, Senin 29 Juni 2026.
Menurutnya, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mendorong pengelola Pasar Baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan demi memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
"Saya akan meminta dan mendesak pengelola agar meningkatkan kualitas pengelolaan, mulai dari kebersihan, ketertiban, hingga kenyamanan. Itu menjadi prioritas utama agar pengunjung merasa nyaman berbelanja," katanya.
Selain pembenahan di dalam kawasan Pasar Baru, Iwan juga meminta Pemerintah Kota Bandung memperbaiki berbagai fasilitas umum di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak serta penerangan jalan umum (PJU) yang belum optimal perlu segera mendapat perhatian.
Ia juga berharap pemerintah meningkatkan penertiban terhadap parkir liar, aksi premanisme, serta pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertib agar citra Kota Bandung tetap baik di mata wisatawan.
"Semua harus ditata agar berjalan sesuai harapan. Penertiban parkir liar, premanisme, hingga PKL yang tidak tertib harus dilakukan. Jangan sampai memberikan kesan buruk kepada wisatawan, apalagi tamu dari luar negeri," ucapnya.
Iwan menegaskan, pelayanan yang baik merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pengalaman buruk yang dialami wisatawan akibat pelayanan dari segelintir oknum dapat memengaruhi citra Indonesia secara keseluruhan.
"Jangan sampai hanya karena satu orang memberikan pelayanan yang tidak baik, kemudian wisatawan menilai seluruh masyarakat Indonesia seperti itu. Kita harus bersama-sama menjaga nama baik Kota Bandung dan Indonesia," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....