Layanan ODGJ Berat di Cimahi Lampaui Target, Dinkes Perkuat Sistem Kesehatan Jiwa
- 29 Jun 2026 12:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat di Kota Cimahi menunjukkan capaian positif sepanjang 2025. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mencatat jumlah penerima layanan kesehatan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
Sebanyak 907 ODGJ berat telah memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang tersebar di tiga kecamatan. Jumlah tersebut melampaui target sebanyak 874 pasien atau mencapai 107 persen dari sasaran pelayanan.
Layanan tersebut diberikan kepada pasien dengan gangguan skizofrenia maupun psikosis akut melalui pendampingan dan pengobatan di puskesmas. Capaian itu menjadi indikator meningkatnya akses pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat Kota Cimahi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Reri Marliah, mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan jiwa secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan penanganan pasien tidak hanya diukur dari jumlah layanan, tetapi juga keberhasilan proses pemulihan yang melibatkan keluarga dan lingkungan.
"Penanganan ODGJ berat membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari pengobatan, pendampingan keluarga hingga penerimaan sosial di lingkungan tempat tinggal pasien," ujar Reri. Senin 29 Juni 2026.
Sepanjang 2025, Dinkes Cimahi menjalankan berbagai program kesehatan jiwa untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Program tersebut meliputi pendampingan keluarga pasien oleh psikolog di FKTP, penanganan ODGJ gaduh gelisah melalui TIREX'S, sosialisasi P3LP di tempat kerja, skrining kesehatan jiwa, monitoring dan evaluasi, serta pelatihan terpadu bagi tenaga kesehatan.
Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan obat program kesehatan jiwa melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Pendampingan psikiater di puskesmas dan rapat koordinasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kota Cimahi turut dilakukan untuk memperkuat layanan.
Memasuki 2026, Dinkes Cimahi menyiapkan sejumlah inovasi guna meningkatkan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan jiwa. Salah satunya melalui pembentukan Warga Sadar Kesehatan Jiwa serta edukasi pertolongan pertama pada luka psikologis di lingkungan sekolah.
"Kami juga akan memperkuat pendampingan puskesmas bersama psikiater, mendukung penyediaan ruang rawat inap jiwa di RSUD Cibabat, melakukan skrining melalui Cek Kesehatan Gratis, serta meningkatkan pemantauan kepatuhan minum obat bagi ODGJ berat," kata Reri.
Dinkes berharap berbagai strategi tersebut mampu memperkuat deteksi dini sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa di Kota Cimahi. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem penanganan yang lebih komprehensif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....