Farhan Dorong Pembinaan Karakter Warga Binaan lewat Gerakan Pramuka

  • 27 Jun 2026 17:33 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong penguatan pembinaan karakter bagi warga binaan melalui Gerakan Pramuka sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

‎Hal tersebut disampaikan Farhan saat membuka Latihan Gabungan Pramuka Gugus Depan Lapas, Rutan, dan LPKA se-Bandung Raya Tahun 2026 di Lapas Kelas IIA Banceuy, Sabtu 27 Juni 2026.

‎Menurut Farhan, pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak semata-mata bertujuan menjalani hukuman, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan karakter yang lebih baik.

‎"Setiap orang berhak secara adil mendapatkan kesempatan untuk berada kembali di tengah masyarakat sesuai dengan kemampuan, keinginan, serta nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Untuk itulah Gerakan Pramuka hadir membangun kepribadian, karakter, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, dan cinta tanah air," ujarnya.

‎Farhan menilai kegiatan kepramukaan di lingkungan lembaga pemasyarakatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya bersama dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat kepada warga binaan.

‎Ia juga mengingatkan agar pengalaman hidup di masa lalu tidak menjadi beban yang menghambat langkah ke depan, melainkan dijadikan pelajaran berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik.

‎"Pengalaman hidup itu jangan dijadikan sebagai trauma, tetapi jadikanlah sebagai pelajaran agar menjadi bekal menghadapi kehidupan masa depan yang masih panjang," katanya.

‎Selain kecerdasan intelektual, Farhan menegaskan bahwa pembinaan mental dan karakter merupakan aspek yang sangat penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, setiap individu harus memiliki karakter yang kuat agar mampu menyaring serta memanfaatkan informasi secara bijaksana.

‎"Perlu dibangun karakter yang sangat kuat di dalam diri kita sendiri untuk bisa melakukan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan informasi yang masuk," tuturnya.

‎Farhan berharap sinergi antara Gerakan Pramuka dengan lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Bandung Raya terus diperkuat sebagai ruang pembelajaran yang konstruktif dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

‎Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh peserta agar tetap memiliki cita-cita serta optimisme dalam menyongsong masa depan, meski pernah menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.

‎"Jangan pernah ragu untuk tetap menghidupkan cita-cita. Jangan pernah pesimis untuk tetap menggantungkan harapan yang tinggi. Masa depan tidak hanya dimiliki orang lain, masa depan ada di tangan kita sendiri," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....