DKPP Kota Bandung Tingkatkan Sterilisasi Kucing Liar untuk Cegah Penyakit Hewan

  • 27 Jun 2026 16:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung terus memperkuat upaya pengendalian populasi kucing liar sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit yang berasal dari hewan. Meski hingga saat ini belum ditemukan data yang menunjukkan terjadinya overpopulasi berdasarkan hasil survei, langkah pengendalian tetap dilakukan sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan.

‎Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefulloh, mengatakan pengendalian populasi hewan merupakan amanat yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menekan risiko penularan penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia.

‎"Kalau overpopulasi secara survei kita memang belum ada. Namun sebagai langkah pencegahan dan peningkatan kewaspadaan, kita tetap melakukan kontrol populasi sesuai dengan undang-undang. Dengan begitu, potensi penularan penyakit asal hewan bisa ditekan," ujar Wilsandi, Jumat 26 Juni 2026.

‎Ia menjelaskan, program sterilisasi kucing liar terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Pada 2025, DKPP berhasil melakukan sterilisasi terhadap sekitar 1.006 ekor kucing. Tahun ini, pihaknya menargetkan capaian tersebut minimal dapat dipertahankan, bahkan diupayakan meningkat.

‎"Kalau tahun lalu sebanyak 1.006 ekor dalam satu tahun. Tahun ini kami berupaya minimal sama dengan tahun lalu, tetapi kami optimistis bisa lebih banyak," katanya.

‎Menurut Wilsandi, strategi pelaksanaan program juga diperluas. Jika sebelumnya kegiatan sterilisasi rutin dilakukan di tingkat kelurahan, kini petugas juga menyasar kawasan pasar tradisional yang banyak menjadi habitat kucing liar.

‎"Sekarang kami masuk juga ke pasar-pasar. Jadi selain rutin ke kelurahan setiap minggu, kami juga melakukan sterilisasi kucing liar yang berada di area pasar," ungkapnya.

‎Sementara itu, untuk layanan kesehatan hewan lainnya seperti vaksinasi rabies dan pemeriksaan kesehatan, DKPP tetap memberikan pelayanan kepada seluruh jenis hewan. Namun, khusus program pengendalian populasi, fokus utama diarahkan kepada kucing liar karena jumlahnya dinilai paling dominan.

‎"Kalau untuk vaksinasi rabies dan pemeriksaan kesehatan, semua hewan kami layani. Tetapi untuk kontrol populasi, karena yang jumlahnya paling banyak adalah kucing, maka intervensi kami difokuskan pada sterilisasi kucing liar," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....