Bentuk Cinta: Pemkot Cimahi Wajibkan Ayah Antar Anak Sekolah dan Ambil Rapor

  • 22 Jun 2026 23:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap implementasi dua gerakan penting dalam pengasuhan anak, yaitu Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Dukungan ini ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, saat memimpin apel pagi pada Senin 22 Juni 2026. Menurutnya, program ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya krusial untuk memperkuat ketahanan keluarga di Kota Cimahi.

Adhitia menekankan bahwa penguatan peran seorang ayah dalam keluarga akan berdampak langsung pada kualitas pengasuhan. Hal ini menjadi kunci utama dalam membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.

"Kehadiran seorang ayah pada momen penting pendidikan anak memiliki dampak besar. Dampaknya sangat terasa secara emosional, psikologis, maupun sosial bagi tumbuh kembang anak," ujar Adhitia di hadapan peserta apel.

Sebagai langkah nyata, Pemkot Cimahi bergerak cepat menindaklanjuti Surat Edaran dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN). Komitmen tersebut dituangkan melalui penerbitan Surat Edaran Wali Kota Cimahi agar program GEMAR dan GAMAS dapat dijalankan secara maksimal.

"Surat edaran tersebut menjadi panduan resmi, baik bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat luas. Tujuannya jelas, agar para ayah mau meluangkan waktu dan terlibat aktif dalam pendidikan anak mereka, mulai dari hari pertama masuk sekolah hingga momen pengambilan rapor," katanya.

Di akhir arahannya, Adthitia mengajak seluruh elemen masyarakat Cimahi untuk merefleksikan kembali kedekatan mereka dengan keluarga. Ia berharap kehadiran figur ayah di sekolah tidak lagi menjadi momen yang langka, melainkan sebuah kebiasaan baru yang positif.

"Mari kita hadirkan perhatian yang lebih besar kepada pendidikan anak-anak kita. Kehadiran nyata seorang ayah di sekolah adalah bentuk cinta yang paling sederhana namun bermakna mendalam," ucapnya.

Wawalkot berharap gerakan GEMAR dan GAMAS ini lambat laun tumbuh menjadi sebuah budaya yang mengakar di masyarakat. Jika ayah hadir, anak akan merasa dihargai dan didukung. Dari rasa dihargai itulah, kelak akan lahir generasi baru Cimahi yang kuat, tangguh, dan berkarakter

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....