Lonjakan Permintaan SKCK di Polres Subang Membludak, 90 Persennya Pencari Kerja
- 19 Jun 2026 20:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Loket Yanmin Sat Intelkam Polres Subang, mendadak ramai sejak sepekan terakhir. Ratusan generasi muda Gen Z berjejer sejak pagi, untuk mengurus SKCK demi melamar kerja.
“Rata-rata yang mengajukan SKCK, untuk mencari kerja itu sekitar 90 persen setiap harinya,” ujar Bintara Staf Intelkam Polres Subang Brigadir Regina kepada RRI di Subang, Jumat 19 Juni 2026.
Lonjakan ini berbarengan dengan momen kelulusan SMA/SMK sederajat, dan dibukanya lowongan kerja di sejumlah industri baru di Subang. SKCK jadi dokumen wajib, yang dicari pencari kerja pertama kali.
“Untuk per hari di pekan ini, berkisar antara 400 sampai 600 pemohon,” jelasnya.
Angka 600 pemohon per hari, jauh di atas hari normal. Kondisi ini, membuat ruang tunggu terbatas cepat penuh, dan antrean mengular ke halaman.
| Baca juga: Pemkab Lakukan Evaluasi Operasional SPPG MBG |
“Kami siapkan tenda untuk menampung masyarakat, agar tidak berdesakan dan tetap nyaman saat menunggu,” kata Regina.
Polres Subang gerak cepat, menambah tenda pelayanan di halaman kantor. Tenda ini untuk memecah antrean, dan menjaga kenyamanan pemohon, saat proses verifikasi data.
“Kami siapkan tenda untuk menampung masyarakat, agar tidak berdesakan dan tetap nyaman saat menunggu,” tegasnya.
Petugas mengimbau pemohon manfaatkan pendaftaran online via Super App Polri. Cukup unggah berkas dari HP, lalu bayar BRIVA di BRILink, ATM, atau mobile banking.
“Setelah pembayaran, saat datang ke Polres Subang, tinggal proses pencetakan saja, jadi lebih cepat,” ungkap dia.
Cara online dinilai paling efisien, untuk Gen Z yang melek digital. Datang ke Polres tinggal cetak, tanpa antre panjang untuk input data manual.
“Setelah pembayaran, saat datang ke Polres Subang, tinggal proses pencetakan saja, jadi lebih cepat,” paparnya.
Fenomena antrean SKCK, mencerminkan semangat Gen Z Subang masuk dunia kerja. Sekaligus jadi PR layanan publik untuk adaptasi digital, agar pelayanan tetap cepat dan tertib.
“Rata-rata yang mengajukan SKCK, untuk mencari kerja itu sekitar 90 persen setiap harinya,” pungkas Regina.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....