Pemkab Garut Libatkan Warga Bangun Rumah Tidak Layak Huni

  • 18 Jun 2026 18:31 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut — Pemerintah Kabupaten Garut melakukan pengawasan terhadap pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang difokuskan di Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. " Pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni ,"kata Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Garut, Rika Agustiana, di Garut, Kamis, 18 Juni 2026.

Ia mengatakan, kegiatan monitoring ini ditujukan sebagai langkah evaluasi objektif agar pelaksanaan program di lapangan berjalan sesuai dengan rencana teknis, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang optimal dan nyata bagi para penerima bantuan." Ini adalah langkah evaluasi objektif agar pelaksanaan program di lapangan berjalan sesuai dengan rencana teknis, tepat sasaran,"ujarnya.

Dalam peninjauannya, ia memastikan seluruh proses perbaikan rumah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menekankan bahwa program Rutilahu ini disalurkan dalam bentuk bantuan stimulan. Skema ini sengaja dirancang untuk memantik kembali semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat sekitar.

“Melalui bantuan ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Selain bantuan dari pemerintah, semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat menjadi bagian penting agar program ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menekankan dengan pelibatan aktif lingkungan sekitar, pembangunan hunian tidak lagi menjadi beban pemerintah semata, melainkan menjelma sebagai aksi kepedulian bersama dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih sehat." Dengan melibatkan masyarakat pembangunan hunian tidak lagi menjadi beban pemerintah semata, melainkan menjelma sebagai aksi kepedulian bersama,"katanya.

Apresiasi mendalam turut datang dari salah satu warga penerima manfaat di Desa Padaawas, Amas. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, terlebih dengan guyubnya warga sekitar yang ikut mengulurkan tangan membantu proses renovasi rumahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Dinas Perumahan dan Permukiman, karena bantuan ini sangat membantu memperbaiki kondisi rumah kami. Dengan adanya dukungan masyarakat sekitar, proses perbaikan menjadi lebih mudah dan cepat,” katanya.

Melalui sinergi yang kuat antara program stimulan pemerintah dan partisipasi aktif publik, Disperkim Garut berharap program perbaikan Rutilahu ini dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan, sekaligus mempercepat terwujudnya target hunian layak bagi seluruh warga di Kabupaten Garut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....