ODGJ Tidur di Rel Kereta Api Berhasil Dievakuasi Polsek Cimahi

  • 16 Jun 2026 03:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditemukan tidur di bantalan rel kereta api berhasil dievakuasi petugas gabungan di wilayah Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Selatan, Senin 15 Juni 2026. Keberadaan ODGJ di lokasi tersebut sempat mengundang perhatian warga karena dinilai sangat membahayakan keselamatan jiwa.

Laporan mengenai keberadaan ODGJ diterima sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasinya berada di dekat Palang Pintu JPL 150 Pusdikpom, Jalan Bapak Ampi RT 01 RW 03, yang merupakan jalur aktif perlintasan kereta api.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Baros Aipda Saepudin segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Petugas juga langsung mengamankan area guna menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan saat kereta melintas.

Dari hasil pemantauan di lapangan, posisi ODGJ yang berada di bantalan rel kereta api dinilai sangat berisiko. Jalur tersebut setiap hari dilalui kereta dengan kecepatan tinggi sehingga kondisi tersebut memerlukan penanganan segera.

Untuk mempercepat proses penanganan, Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Tim Puskesmas Cigugur Tengah, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Cimahi, Pekerja Sosial (Peksos) Kelurahan Baros, serta petugas keamanan Stasiun Cimahi. Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan sesuai prosedur.

"Tindakan di lapangan meliputi cek TKP, koordinasi medis dan sosial, hingga proses evakuasi ODGJ. Pendekatan humanis dilakukan agar ODGJ mau diajak tanpa perlawanan yang membahayakan petugas dan warga," ujar Aipda Saepudin.

Melalui pendekatan persuasif, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi ODGJ dari area rel kereta api pada pukul 12.30 WIB. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kepada tim medis dan Dinas Sosial Kota Cimahi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kepolisian. Menurutnya, petugas akan terus bergerak cepat merespons setiap laporan yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

"Kapolsek juga mengapresiasi sinergi semua unsur yang terlibat dalam evakuasi. Kerja sama antara Polri, Puskesmas, Dinsos, dan Satpam," kata Donny.

Ia menilai keberhasilan evakuasi tersebut merupakan hasil koordinasi yang baik antarinstansi. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai situasi darurat yang membutuhkan respons cepat di lapangan.

Secara keseluruhan, proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti. Polsek Cimahi juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan melalui layanan darurat 110 apabila menemukan ODGJ atau warga terlantar berada di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....