Pemkot Siapkan Infrastruktur dan Transportasi Jelang Reaktivasi Bandara
- 15 Jun 2026 10:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis menjelang rencana pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa momentum tersebut menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah karena berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta mobilitas masyarakat di Kota Bandung dan sekitarnya.
Farhan mengatakan, saat ini Pemkot Bandung tengah menyusun berbagai persiapan yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Salah satu fokus utama adalah memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk sistem transportasi yang akan menghubungkan masyarakat dengan bandara.
"Momentum ini sangat penting karena kita sedang menunggu momen di mana Bandara Husein akan segera diaktifkan," ujar Farhan di Bandung, Senin 15 Juni 2026.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor akan segera dilakukan guna memastikan seluruh aspek pendukung operasional bandara dapat berjalan dengan baik saat kembali dibuka. Persiapan tersebut mencakup perbaikan fasilitas, pemeliharaan infrastruktur, hingga penataan moda transportasi umum yang akan melayani penumpang dari dan menuju bandara.
"Kami akan segera melakukan rapat koordinasi dengan semua pihak terkait, terutama dalam perbaikan dan pemeliharaan sarana prasarana serta persiapan pengoperasian kendaraan umum penunjang," katanya.
Meski demikian, Farhan menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait jalur transportasi yang akan dioperasikan. Pemerintah masih melakukan kajian dan perencanaan agar layanan transportasi yang disiapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi operasional bandara nantinya.
"Itu belum pasti. Kita masih merencanakan jalur-jalur transportasi yang akan dioperasikan," ucapnya.
Farhan juga mengingatkan bahwa pengaktifan kembali Bandara Husein tidak serta-merta akan membuat aktivitas penerbangan langsung kembali seperti masa sebelum pandemi. Ia menilai kondisi pasar penerbangan saat ini telah mengalami banyak perubahan dibandingkan tahun 2019.
Menurutnya, pola perjalanan masyarakat, tingkat daya beli, serta preferensi pengguna jasa transportasi udara menjadi faktor yang akan memengaruhi perkembangan bandara ke depan. Karena itu, diperlukan strategi yang matang agar operasional bandara dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Apakah Bandara Husein akan langsung ramai seperti tahun 2019, Belum tentu, karena karakteristik pasar dan daya beli masyarakat sangat berbeda sekarang. Ini tentunya akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bandara itu sendiri," ungkapnya.
Meski masih menunggu kepastian lebih lanjut terkait pengoperasian kembali bandara, Pemkot Bandung optimistis reaktivasi Bandara Husein dapat menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.
Kehadiran kembali layanan penerbangan di pusat Kota Bandung diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, mendukung sektor pariwisata, serta membuka peluang investasi dan usaha baru," Kita lihat saja nanti," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....