Satu Supir Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Dua Truk di Cipularang
- 14 Jun 2026 07:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Purwakarta – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan truk terjadi di ruas Tol Cipularang arah Bandung tepatnya di KM 100.800 Jalur A, Sabtu 13 Juni 2026 sekitar pukul 07.35 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu orang pengemudi dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihartono, mengatakan kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju di jalur yang sama. Dua kendaraan itu melajur dari arah Jakarta menuju Bandung.
"Kedua kendaraan datang dari arah Jakarta menuju Bandung. Berdasarkan keterangan pengemudi kendaraan pertama, kendaraan kedua yang berada di lajur dua tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang kanan kendaraan pertama," kata Joko dalam keterangannya, Sabtu 13 Juni 2026.
Kendaraan pertama berupa Isuzu Light Truk bernomor polisi B 9158 TYK yang dikemudikan Willyjoannika Pakpahan. Sementara kendaraan kedua adalah Mitsubishi Light Truk bernomor polisi B 9211 JDA yang dikemudikan Oki Budiansyah.
Akibat benturan tersebut, kendaraan pertama terdorong hingga berputar dan berhenti di bahu jalan dengan posisi menghadap utara. Sedangkan kendaraan kedua kehilangan kendali, kemudian terbalik miring dengan roda kiri berada di atas setelah menabrak guardrail di bahu jalan.
Dalam kejadian itu, pengemudi Mitsubishi Light Truk, Oki Budiansyah (41), warga Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Kawaluyan untuk penanganan lebih lanjut.
Joko menambahkan, setelah menerima informasi dari operator, personel PJR langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan identitas pengemudi dan kendaraan, serta berkoordinasi dengan petugas derek untuk proses evakuasi.
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Pool Derek Jatiluhur dan kasus kecelakaan ini selanjutnya ditangani Unit Laka Polres Purwakarta," katanya.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan serta menghitung kerugian material akibat insiden tersebut. Namun, untuk sementara kecelakaan diduga karena faktor kurang antisipasi dari pengemudi yang mengakibatkan oleng dan tabrakan.
"Faktor yang memengaruhi kecelakaan sementara diduga karena kurangnya antisipasi dari pengemudi kendaraan yang mengalami oleng," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....