Pengendalian Hama Tikus, Petugas POPT: Kurangi Populasi
- 12 Jun 2026 20:03 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) bersama penyuluh pertanian dari BPP Sukawening, Kabupaten Garut, memberikan pemahaman tentang cara mengenali gejala serangan hama, teknik pengendalian yang ramah lingkungan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan petani agar populasi tikus tidak kembali meningkat. "Pengendalian hama tikus harus dilakukan secara terpadu dan serentak," Salah seorang petugas POPT Sobarna, di Garut, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia mengatakan, jika hanya dilakukan oleh sebagian petani, maka hasilnya tidak akan maksimal karena hama dapat berpindah ke lahan lain dan kembali berkembang biak.
"Karena itu, kegiatan Gerdal menjadi salah satu metode yang efektif untuk menekan populasi hama tikus sekaligus meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya pengendalian secara kolektif,"katanya.
Dalam gerakan pengendalian hama tikus tersebut, para peserta menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi sarang tikus. Selain melakukan pembasmian secara langsung, petugas juga memberikan edukasi mengenai pola pengendalian yang tepat dan berkelanjutan.
Sementara itu Kapolsek Sukawening Garut, AKP. Budiman mengatakan, ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya selalu mendorong terjalinnya sinergi antara aparat pemerintah, petani dan seluruh stakeholder pertanian.
"Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta kegiatan. Kehadiran semua unsur dalam satu gerakan menunjukkan bahwa menjaga ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah pusat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari tingkat desa hingga nasional," katanya.
Menurutnya, produktivitas pertanian yang baik akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Ketika hasil panen meningkat, maka roda perekonomian masyarakat juga akan bergerak lebih baik sehingga pembangunan di pedesaan dapat berjalan lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....