Hama Tikus Serang Areal Pertanian Warga di Sukawening Garut

  • 12 Jun 2026 20:47 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Hama tikus menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh petani di Kabupaten Garut. Selain merugikan petani karena merusak lahan, hama tikus juga sangat berpengaruh terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Lahan pertanian warga yang diserang tikus diantaranya di di areal persawahan Kampung Sukamandi, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening,Kabupaten Garut.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus diwilayah setempat yang melibatkan unsur Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawening dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muara Mukti, serta para petani yang secara bersama - sama turun langsung ke area persawahan untuk melakukan pengendalian hama tikus.

Kapolsek Sukawening Garut, AKP Budiman Suhardiana mengatakan,gerakan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap ancaman hama yang selama ini menjadi momok bagi para petani. "Serangan tikus tidak hanya merusak tanaman padi, tetapi juga dapat mengakibatkan penurunan produktivitas pertanian bahkan gagal panen apabila tidak segera ditangani secara serius dan berkelanjutan,"katanya, di Garut, Jumat, 12 Juni 2026.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat gotong royong dalam menjaga sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan." Gerakan ini juga merupakan bagian dari semangat gotong royong dalam menjaga sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan,"ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras petani, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen terkait agar berbagai hambatan yang muncul di lapangan dapat diatasi bersama." Keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras petani, tetapi juga memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen,"katanya.

Gerakan Pengendalian Hama Tikus ini merupakan bentuk sinergitas yang sangat baik antara petani, pemerintah desa, BPP, POPT dan seluruh unsur yang peduli terhadap keberlangsungan pertanian. "Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga hasil pertanian agar tetap optimal dan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....