BPBD Subang, Petani Segera Tanam sebelum El Nino Makin Parah
- 11 Jun 2026 20:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Para petani di Kabupaten Subang diimbau segera menanam padi, sebelum dampak fenomena El Nino Godzilla semakin parah. Imbauan ini disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda, menyusul potensi kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah.
“Jika sudah waktunya tanam, segera ditanam. Jangan ditunda karena El Nino Godzilla diprediksi makin kuat, dalam beberapa minggu ke depan,” tegas Kabid Darlog BPBD Kabupaten Subang, Enda kepada RRI di Subang, Kamis 11 Juni 2026.
Enda menjelaskan, penundaan masa tanam berisiko tinggi saat puncak El Nino terjadi. Pasokan air irigasi dan sumur pertanian akan menurun drastis, sehingga mengganggu pertumbuhan padi.
“Kalau pasokan air sudah mulai berkurang akibat fenomena El Nino Godzilla, maka dikhawatirkan akan terjadi gagal panen dan petani bisa merugi,” ujarnya.
Kabupaten Subang merupakan salah satu daerah rawan kekeringan di Jawa Barat, terutama wilayah Pantura dan Subang selatan. BPBD mencatat beberapa saluran irigasi primer sudah menunjukkan penurunan debit sejak awal Juni 2026.
“Kami terus pantau debit air di pintu-pintu irigasi. Petani harus manfaatkan air yang masih ada, untuk segera olah lahan dan tanam,” jelas Enda.
BPBD meminta petani aktif melapor, bila debit saluran irigasi di wilayahnya mulai berkurang. Laporan dapat disampaikan ke pemerintah desa, kecamatan, Dinas Pertanian, atau langsung ke BPBD Kabupaten Subang.
“Apabila saluran irigasi sudah terpantau debitnya berkurang, segera laporkan ke pemerintahan desa setempat, kecamatan, atau ke Dinas Pertanian dan juga BPBD agar bisa dicarikan solusinya,” pintanya.
Langkah cepat pelaporan, akan memudahkan penanganan darurat, seperti pengiriman pompa air, bantuan sumur bor, hingga distribusi air untuk lahan. Enda menegaskan, BPBD siap berkoordinasi dengan OPD terkait, untuk mitigasi kekeringan.
“Kami tidak ingin petani terlambat bertindak. Laporan yang cepat membuat intervensi lebih tepat sasaran,” katanya.
Selain percepatan tanam, petani diimbau memilih varietas padi tahan kering, dan menerapkan pola hemat air. Sinergi antara petani, kelompok tani, dan pemerintah menjadi kunci menghadapi El Nino Godzilla.
“Ini ikhtiar bersama. Tanam cepat, lapor cepat, kita minimalkan risiko gagal panen di Subang,” tutur Enda.
Untuk informasi dan pelaporan darurat kekeringan, masyarakat dapat menghubungi Posko BPBD Kabupaten Subang. Pemkab Subang berkomitmen mendampingi petani melewati puncak El Nino tahun ini.
“BPBD 24 jam siaga. Keselamatan petani dan ketahanan pangan Subang jadi prioritas kami,” pungkas Enda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....