Guru Keagamaan Tak Dapat Bantuan Tahun ini
- 10 Jun 2026 21:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur- Sebanyak lebih dari 10 ribu guru ngaji dan guru Diniyah di Kabupaten Cianjur tahun ini tidak menerima bantuan stimulan dari pemerintah. Kondisi tersebut terjadi akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penghentian sementara pemberian apresiasi, kepada para pendidik keagamaan.
Menurut Ketua Pusat Pengembangan Pendidikan Diniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (P3DTPQ) Kabupaten Cianjur, H. Muhammad Toha, mengatakan, jumlah guru yang terdampak mencapai lebih dari 10 ribu orang yang berasal dari lembaga Pendidikan Diniyah Takmiliyyah dan Pendidikan Al-Qur'an.
“Yang didata P3DTPQ khususnya FKDT dan FKPQ itu sekitar 10 ribuan, Diniyah Takmiliyyah ada 7.900-an, pendidikan Al-Qur'an ada sekitar 2.500, jadi sekitar 10.000 lebih,”kata Toha. Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah memberikan bentuk apresiasi berupa bantuan stimulan yang disalurkan setahun sekali, namun pada tahun ini program tersebut belum dapat direalisasikan karena adanya efisiensi anggaran.
“Perhatian pemerintah terhadap mereka, di tahun sebelumnya ada apresiasi hanya untuk tahun sekali. Ada efisiensi sehingga kita belum memberikan apresiasi itu. Tapi walaupun seperti itu kita tidak akan berhenti di dalam melakukan langkah-langkah, akan terus,” ujarnya
Dia menegaskan, tidak adanya bantuan stimulan tidak akan menghentikan aktivitas pendidikan keagamaan di berbagai lembaga Diniyah maupun Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
“Langkahnya terus, kita melakukan pembelajaran, ngawuruk. Tidak sampai Diniyah tutup karena tidak diberi bantuan, terus saja. Tapi manakala ada bantuan, ada perhatian, kita Alhamdulillah,”pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....