Pemenang Tender Bandung Zoo Harus Siap Bayar 4,3 Miliar Diawal

  • 10 Jun 2026 12:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung memastikan proses seleksi pengelola baru Bandung Zoo telah menghasilkan pemenang tender. Pemenang yang ditetapkan nantinya diwajibkan memenuhi sejumlah komitmen finansial dan operasional sejak penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pemenang tender adalah membayar kontribusi tetap sebesar Rp4,3 miliar di muka begitu PKS ditandatangani.

‎“Kelihatannya mereka mampu. Salah satunya adalah begitu tanda tangan PKS, mereka harus langsung membayar kontribusi tetap Rp4,3 miliar di depan. Terus mulai tanggal penandatanganan itu mereka langsung bertanggung jawab terhadap pakan satwa dan operasional,” ujar Farhan di Bandung, Rabu 10 Juni 2026.


‎Farhan menjelaskan, setelah penandatanganan kerja sama, seluruh tanggung jawab pengelolaan operasional kebun binatang akan beralih kepada pengelola baru. Tanggung jawab tersebut mencakup penyediaan pakan satwa, pemeliharaan fasilitas, hingga kegiatan operasional sehari-hari.

‎Meski demikian, untuk sementara waktu Pemerintah Kota Bandung masih akan menanggung pembayaran gaji karyawan hingga 25 Juni 2026 sebagai bagian dari masa transisi pengelolaan.

‎“Khusus untuk gaji karyawan masih akan dibayar oleh pemerintah sampai 25 Juni,” katanya.

‎Menurut Farhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa lembaga konservasi yang memenangkan proses seleksi memiliki kemampuan finansial yang kuat untuk menjalankan pengelolaan Bandung Zoo dalam jangka panjang. Hal tersebut dinilai penting mengingat pengelolaan kebun binatang membutuhkan investasi besar, baik untuk pemeliharaan satwa maupun pengembangan sarana dan prasarana.

‎“Secara bisnis dan finansial, ini adalah lembaga konservasi berbadan hukum yang memiliki kemampuan finansial sangat kuat. Memang modalnya harus besar,” ucapnya.

‎Farhan juga menegaskan dirinya tidak ingin ikut campur ataupun menunjukkan keberpihakan terhadap peserta tender selama proses seleksi berlangsung. Ia memilih menjaga independensi dan transparansi proses yang sedang berjalan.

‎“Saya tidak boleh condong ke siapa pun. Saya tidak mau. Bahkan semalam ada yang menawarkan dokumen hasilnya untuk saya lihat, tapi saya bilang tidak usah. Saya ingin melihatnya bersama menteri hari ini,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....