Pemkot Cimahi Serahkan Santunan Kematian bagi Petugas Kebersihan

  • 08 Jun 2026 22:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan santunan jaminan kematian kepada keluarga petugas kebersihan yang telah meninggal dunia. Bantuan tersebut diberikan kepada petugas sampah Kelurahan Pasirkaliki, Kelurahan Cibeureum, serta pegawai outsourcing UPTD Pelayanan Persampahan sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas pengabdian mereka.

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada Senin 8 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus penghormatan atas jasa para petugas kebersihan yang selama ini berperan menjaga kebersihan kota.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami menyampaikan belasungkawa dan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian almarhum. Kehilangan ini juga menjadi kehilangan bagi Pemkot Cimahi,” ujar Ngatiyana.

Menurut Ngatiyana, para petugas kebersihan merupakan garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat. Meski bekerja di balik layar, peran mereka sangat penting dalam mendukung kenyamanan dan kualitas hidup warga Kota Cimahi.

“Mereka adalah pahlawan lingkungan yang bekerja dalam senyap. Setiap pagi sebelum masyarakat memulai aktivitas, mereka sudah lebih dahulu memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan petugas sampah memiliki tingkat risiko yang tinggi karena harus berhadapan dengan berbagai kondisi lapangan. Selain mengelola limbah, mereka juga bekerja di tengah cuaca yang tidak menentu dan padatnya lalu lintas jalan.

“Tugas petugas sampah berat dan penuh risiko. Pengabdian mereka sering kali luput dari perhatian, padahal manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh warga,” ucapnya.

Ngatiyana menuturkan, pemberian santunan jaminan kematian merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja dan keluarganya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

“Santunan jaminan kematian ini diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan. Walaupun tidak dapat menggantikan sosok almarhum, bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah kepada para pahlawan kebersihan,” pesannya.

Lebih lanjut, Pemkot Cimahi berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan bagi pekerja outsourcing maupun tenaga honorer yang menjadi bagian penting dalam pelayanan publik. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan dan peningkatan keselamatan kerja.

“Ke depan, Pemkot Cimahi akan terus memperkuat sistem perlindungan bagi petugas kebersihan, mulai dari penyediaan alat pelindung diri, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk turut menghargai jasa para petugas kebersihan dengan menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. Kesadaran mengurangi sampah dari rumah dan membuang sampah pada tempatnya dinilai menjadi langkah sederhana yang dapat membantu tugas mereka.

“Dengan santunan ini, kami berharap keluarga almarhum diberikan ketabahan. Semoga pengabdian para pahlawan lingkungan menjadi amal jariyah dan menginspirasi seluruh masyarakat untuk terus menjaga Cimahi tetap bersih,” kata Ngatiyana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....