Peringati Hari Lansia Nasional, Ini Kata Bupati Reynaldy

  • 08 Jun 2026 20:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR, menghadiri kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak, dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang diselenggarakan di Subang Eye Center, Senin 8 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan, dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026, dengan tema "Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh".

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang Saeful Arifin menyampaikan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kemensos RI, Sentra Terpadu Inten Soeweno, dan Dinsos Subang. Sinergi lintas sektor dinilai, kunci untuk mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata.

“Upaya mewujudkan kesejahteraan sosial, membutuhkan kolaborasi kuat dan berkelanjutan,” tutur Saeful Arifin.

Saeful merinci, peserta bakti sosial operasi katarak, mencapai 200 orang. Sementara penerima Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) sebanyak 524 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

“Peserta bakti sosial operasi katarak adalah sebanyak 200 orang, dan Asistensi Rehabilitasi Sosial 524 PPKS, dengan anggaran dari Kementerian Sosial untuk Kabupaten Subang sebesar Rp 1,4 milyar,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy mengapresiasi kolaborasi nyata, antara Kemensos dan Pemda Subang. Menurutnya, operasi katarak dan ATENSI adalah bukti kehadiran negara bagi kelompok rentan.

“Operasi katarak dan ATENSI adalah, bentuk nyata kehadiran Pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Ini bukti kolaborasi Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat, dalam fasilitasi kesehatan, sehingga dapat memberi solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Reynaldy.

Bupati berharap, 200 warga penerima operasi katarak dapat kembali produktif, setelah penglihatannya pulih. Ia meminta program ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan menjadi penyemangat dalam hidup yang lebih produktif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia menegaskan, keselarasan visi antara Pemda, Pemprov, dan Pemerintah Pusat di era Presiden Prabowo. Ia menekankan, setiap rupiah APBN/APBD harus berdampak langsung ke warga.

“Bapak ibu harus tahu, di masa Pak Prabowo, di masa Gubernur, dan Saya, kami memiliki visi yang sama, bagaimana uang rakyat harus jatuh ke masyarakat,” terang dia.

Ia mencontohkan, komitmen Pemkab Subang tahun ini, yang menggelontorkan anggaran besar untuk layanan dasar. Fokus perbaikan menyasar infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

“Kami Pemda fokus membenahi jalan, infrastruktur sekolah. Tahun ini sudah Rp 35 miliar untuk renovasi sekolah, Rp 200 miliar membangun jalan, dan sarana kesehatan,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, bantuan yang disalurkan hakikatnya adalah pengembalian uang rakyat. Dana pajak dan retribusi yang dibayar warga dikelola negara untuk kesejahteraan bersama.

“Mengembalikan apa yang sudah dibayarkan oleh masyarakat. Meskipun ini judulnya bantuan, sedikit banyak ada uang bapak ibu yang dikelola negara dan dikembalikan,” pungkas Bupati.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan dari Kemensos RI senilai Rp1.402.081.000 kepada Pemda Subang yang diterima langsung oleh Bupati Subang Reynaldy. Bantuan untuk 724 penerima manfaat itu, diserahkan secara simbolis berupa alat bantu, perlengkapan sekolah, kursi roda, hingga bantuan usaha gorengan keliling.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....