Bupati dan Dandim Subang, Matangkan Mitigasi Sampah dan Ancaman Kekeringan

  • 06 Jun 2026 13:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Markas Besar TNI Angkatan Darat menjadi pusat koordinasi nasional penanganan sampah dan mitigasi bencana kekeringan musim kemarau 2026. Hal itu terungkap dalam rapat Koordinasi yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Sabtu 4 Juni 2026. Rakor dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Panglima Kodam III/Siliwangi, seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat, termasuk Bupati Subang Reynaldi, serta jajaran Dandim se-Kodam III/Siliwangi, termasuk Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin.

KASAD Jenderal Maruli menegaskan, TNI AD mendapat perintah langsung untuk turun membantu daerah, dalam menghadapi dua ancaman yang berulang setiap kemarau. Mulai dari krisis air bersih dan darurat sampah. Menurutnya, masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan anggaran.

Dibutuhkan komando lapangan, data akurat dari Babinsa, dan gotong royong warga.

“Perintah saya jelas, Babinsa harus jadi ujung tombak. Masuk ke desa, data sumur yang mulai kering, identifikasi TPS liar, gerakkan warga kerja bakti. TNI hadir bukan menggantikan Pemda, tapi mempercepat dan memastikan perintah sampai ke akar rumput,” tegas Jenderal Maruli di hadapan kepala daerah se-Jabar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, 27 kabupaten/kota di Jabar punya karakteristik berbeda. Wilayah utara seperti Subang, Indramayu, Karawang rawan kekeringan, karena sawah tadah hujan. Wilayah selatan rawan longsor saat kemarau basah. Untuk sampah, TPA regional sudah overload.

"Karena itu Pemprov Jabar mendorong tiap daerah punya peta jalan darurat, yang siap dijalankan, sebelum Juli 2026," ungkap Dedi Mulyadi.

Bupati Subang Reynaldi yang hadir langsung di Mabes AD menyampaikan kondisi riil Subang. Dari data BPBD, 18 kecamatan masuk zona rawan kekeringan. Ciasem, Pusakanagara, Blanakan, Compreng jadi prioritas, karena petani masih bergantung hujan.

Sementara Dinas LH mencatat volume sampah rumah tangga naik 15-20 perse saat kemarau, karena sampah organik cepat membusuk dan pembakaran liar meningkat.

“Arahan Pak KASAD dan Pak Gubernur sudah kami catat. Subang siap membentuk Satgas Kebersihan dan Air Bersih di tiap kecamatan. Kodim 0605/Subang lewat Babinsa akan bantu pemetaan, dan penggerak lapangan. Kami juga dorong kepala desa siapkan embung, sumur bor, dan penampungan air hujan dari sekarang,” ujar Bupati Reynaldi usai rapat.

Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin menambahkan, Koramil jajaran sudah mulai bergerak sejak awal Juni. Babinsa Desa Ciasem Tengah yang kemarin sukses mengawal persiapan jembatan ARMCO, kini ditugaskan mendata titik rawan air, dan sampah di 5 dusun.

Model kemanunggalan TNI-Rakyat yang sama akan diterapkan di seluruh Koramil 0501 sampai 0513.

“Semangat warga Ciasem Tengah waktu jembatan ARMCO itu modal besar. Bawa kopi ke petugas, siap tenaga, ikut bersihkan lokasi. Kalau model itu kita duplikasi untuk bersihkan sungai dan jaga air, saya yakin Subang bisa lewat kemarau tanpa krisis,” jelas Letkol Asep.

Rakor menghasilkan 6 arahan utama KASAD, untuk seluruh Kodam dan Korem: 1) Babinsa wajib punya data sumur + TPS per desa, 2) Karya bakti normalisasi sungai/embung digelar serentak, 3) Edukasi pemilahan sampah dari rumah lewat PKK, 4) Siapkan titik distribusi air bersih darurat, 5) Patroli gabungan TNI-Polri-Pemda tindak pembakar sampah, 6) Laporan progres 2 minggu sekali ke Komando Atas.

Gubernur Dedi Mulyadi menutup Rakor dengan menekankan pentingnya kecepatan. “Jangan tunggu sumur kering baru cari air. Jangan tunggu sungai mampet baru bersihkan. Kalau KASAD sudah turun tangan, Bupati-Wali Kota harus lebih cepat lagi. Rakyat Jabar titip air dan lingkungannya ke kita semua,” pungkasnya.

Dengan komando langsung dari KASAD dan sinergi Gubernur-Bupati-Dandim, Pemkab Subang menargetkan seluruh kecamatan sudah punya rencana aksi konkret, sebelum 20 Juni 2026. Harapannya, musim kemarau tahun ini Subang tetap produktif, bersih, dan tidak ada warga yang kesulitan air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....