Wali Kota Cimahi Tekankan Integritas dan Kepedulian Sosial dalam Kepemimpinan
- 03 Jun 2026 22:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Wali Kota Cimahi Ngatiyana menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama kepemimpinan. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan kepada peserta Praktikum Mata Kuliah Kepemimpinan Pemerintahan FISIP Unjani di Kota Cimahi. Selasa 2 Juni 2026.
Menurut Ngatiyana, Indonesia tidak kekurangan generasi muda yang memiliki kemampuan intelektual tinggi. Namun, bangsa ini masih membutuhkan lebih banyak pemimpin yang mampu menjaga integritas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah pemimpin yang jujur, berintegritas, memiliki empati sosial, dan berpihak kepada rakyat kecil,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia unggul sebagai prioritas. Generasi muda yang berkarakter dan produktif dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing bangsa.
Dalam pembekalannya, Ngatiyana mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar dari teori di ruang kelas. Mahasiswa juga harus terjun langsung ke lapangan agar memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Lihat langsung kondisi kemiskinan, pendidikan, kesehatan, pengangguran, dan pelayanan publik agar memahami kenyataan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan pengalaman lapangan akan membantu mahasiswa memahami bahwa setiap persoalan memiliki tingkat kompleksitas yang berbeda. Dari proses tersebut, calon pemimpin akan belajar mengambil keputusan secara tepat, bijaksana, dan bertanggung jawab.
Ngatiyana juga mengingatkan pentingnya membangun mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Kegagalan, menurutnya, harus dijadikan pelajaran untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan diri.
“Perkuat mental, bangun disiplin, dan jangan menyerah ketika menghadapi kegagalan karena Cimahi dan Indonesia membutuhkan generasi muda yang tangguh, kreatif, serta memiliki semangat pengabdian,” ucapnya.
Melalui kegiatan praktikum tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Kehadiran generasi muda yang adaptif, berintegritas, dan peduli terhadap masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....