42 Tahun Mendampingi Anak dan Keluarga, PUSPPA Suryakanti Gelar Nonton Bersama
- 03 Jun 2026 21:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Menjelang Hari Ulang Tahun ke-42 yang jatuh pada 6 Juni, Keluarga Besar Yayasan Suryakanti menggelar kegiatan nonton bersama film Semua Akan Baik-Baik Saja di Bandung, Rabu 3 Juni 2026. Acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan momentum reflektif yang sarat makna, menghadirkan pesan harapan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarga yang selama ini tumbuh bersama Suryakanti.
Kegiatan berlangsung hangat dengan kehadiran jajaran pengurus yayasan, staf Klinik Utama PUSPPA Suryakanti, siswa dan orang tua dari SLB Suryakanti, alumni beserta keluarga, anak-anak Down Syndrome bersama orang tua, serta berbagai tamu undangan. Suasana kebersamaan terasa kental, seolah menjadi reuni besar yang mempertemukan kembali keluarga besar Suryakanti lintas generasi.
Direktur Klinik Utama PUSPPA Suryakanti, dr. Yulia Suherlina, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga yang telah lebih dari empat dekade mendampingi anak-anak dengan gangguan perkembangan. “Selama 42 tahun kami berupaya memberikan layanan profesional dengan penuh kepedulian. Semoga semangat ini terus terjaga demi anak-anak dan keluarga,” ujarnya.
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dipilih karena relevan dengan semangat Yayasan Suryakanti. Cerita tentang keluarga dengan anak berkebutuhan khusus menjadi cermin nyata perjalanan banyak orang tua yang hadir. “Tujuan kami bukan hanya merayakan ulang tahun, tetapi juga memberi dukungan moral kepada para orang tua agar tetap semangat membina anak-anak spesial,” tambah dr. Yulia.
Antusiasme peserta terlihat jelas. Lebih dari 100 anak bersama orang tua, guru, dan terapis memenuhi ruangan berkapasitas 285 kursi. Tawa, senyum, dan rasa haru menyatu dalam kebersamaan. “Ini seperti reuni, karena sebagian peserta pernah menjadi bagian dari Yayasan Suryakanti,” ungkap Yulia.
Pakar hipnoterapi Dewi P. Faeni yang turut hadir menilai kegiatan ini sebagai momentum luar biasa. “Para orang tua harus tetap bersemangat. Kalau Halim maupun Vanesa bisa, tentu anak-anak lain juga bisa. Dokter Yulia telah menghadirkan terobosan yang memberi motivasi bagi kita semua,” katanya.
Salah satu anak berkebutuhan khusus, Yosef, mengungkapkan rasa senangnya. “Suka nonton film,” ucapnya singkat, namun penuh makna. Ungkapan polos itu menjadi simbol sederhana bahwa kebahagiaan bisa hadir dari ruang kebersamaan yang inklusif.
Lebih dari sekadar tontonan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa memiliki anak disabilitas bukan akhir dari segalanya. Justru dengan kasih sayang dan dukungan, potensi anak dapat berkembang optimal. Banyak anak binaan Suryakanti yang berprestasi, mulai dari atlet hingga seniman. Semua itu lahir dari ketekunan orang tua dan pendamping yang tak pernah berhenti memberi ruang tumbuh.
Melalui kegiatan nonton bersama ini, PUSPPA Suryakanti menegaskan komitmennya: mendampingi anak dan keluarga dengan penuh kepedulian, memelihara optimisme, dan menumbuhkan keyakinan bahwa di tengah tantangan, semua akan baik-baik saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....