Hadapi Pemilu 2029, KPU KBB Siapkan Skema Tambahan Dapil

  • 03 Jun 2026 19:23 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat mulai mematangkan persiapan menuju Pemilu 2029. Salah satu isu strategis yang kini menjadi perhatian adalah kemungkinan bertambahnya jumlah daerah pemilihan (dapil) guna menyesuaikan kebutuhan representasi politik masyarakat.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Ripqi Ahmad Sulaeman, mengatakan pembahasan mengenai penataan dapil telah mulai disosialisasikan kepada partai politik sebagai bagian dari tahapan awal persiapan pemilu mendatang.

Menurutnya, proses penyusunan dapil tidak dilakukan secara instan karena harus melalui kajian komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari jumlah penduduk, pemerataan representasi, hingga efektivitas penyelenggaraan pemilu.

“Kami mulai menyampaikan sejumlah alternatif kepada partai politik agar mereka memiliki gambaran mengenai kemungkinan perubahan dapil pada Pemilu 2029. Seluruh opsi yang disusun didasarkan pada kajian dan analisis yang mendalam,” ujar Ripqi, dalam keterangannya, Rabu 3 Juni 2026.

KPU KBB saat ini telah menyiapkan enam rancangan skema penataan dapil yang akan menjadi bahan pembahasan bersama partai politik, akademisi, dan para ahli kepemiluan. Dari enam alternatif tersebut, partai politik nantinya diminta memberikan masukan terhadap skema yang dinilai paling ideal untuk diterapkan.

Ripqi menjelaskan, hasil pembahasan di tingkat daerah akan menjadi bahan rekomendasi yang disampaikan kepada KPU RI sebagai dasar dalam proses penetapan dapil menjelang Pemilu 2029.

Sejauh ini, kata dia, tidak ada penolakan dari partai politik terkait kemungkinan penambahan jumlah dapil di Kabupaten Bandung Barat. Sebaliknya, mayoritas partai masih melakukan kajian internal untuk menilai dampak dan keuntungan dari masing-masing skema yang ditawarkan.

“Respons partai politik cukup positif. Mereka sedang mempelajari setiap opsi yang ada dan siap mengikuti proses pembahasan yang berlangsung,” katanya.

Selain membahas penataan dapil, KPU KBB juga mulai mengingatkan partai politik untuk mempersiapkan diri menghadapi tahapan pemilu yang diperkirakan dimulai pada 2027. Pembaruan data kepengurusan, alamat sekretariat, serta keanggotaan menjadi hal penting agar proses verifikasi administrasi dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bandung Barat, Edi Mirwan, menyambut positif wacana penambahan dapil. Menurutnya, pembagian wilayah yang lebih proporsional dapat mempermudah kerja organisasi partai sekaligus memperkuat hubungan antara calon wakil rakyat dan masyarakat. “Dengan wilayah dapil yang lebih terukur, komunikasi politik akan lebih efektif dan aspirasi masyarakat bisa lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Wacana penambahan dapil dipandang sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas representasi politik di Kabupaten Bandung Barat. Dengan penataan wilayah yang lebih ideal, setiap daerah diharapkan memperoleh keterwakilan yang lebih optimal dalam lembaga legislatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....