Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan di tengah Tantangan Zaman

  • 02 Jun 2026 11:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi memperingati Hari Lahir Pancasila dengan menggelar upacara di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh aparatur sipil negara serta berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara Indonesia.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, mengajak seluruh peserta upacara untuk memaknai kembali lahirnya Pancasila sebagai fondasi pemersatu bangsa. Menurutnya, peringatan 1 Juni bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendiri negara.

"Hari ini kita tidak sekadar memperingati tanggal 1 Juni, tetapi mengenang momen bersejarah ketika para pendiri bangsa berusaha menjawab pertanyaan besar tentang nilai yang mampu menyatukan bangsa Indonesia yang beragam." ujar Maria.

Maria menjelaskan bahwa Pancasila lahir dari proses panjang yang berakar pada sejarah, budaya, serta nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat Nusantara. Keberadaan Pancasila juga mencerminkan hasil perenungan mendalam yang mengakomodasi keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya di Indonesia.

"Pancasila tidak lahir dari ruang kosong, tetapi dari kearifan Nusantara, nilai agama, budaya gotong royong, dan pengalaman panjang bangsa Indonesia yang hidup dalam keberagaman." katanya.

Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dokumen kenegaraan, tetapi juga menjadi kesepakatan bersama yang menjaga persatuan bangsa hingga saat ini.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Pancasila adalah hasil kesepakatan agung bangsa Indonesia untuk hidup bersama dalam perbedaan." ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maria juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah sebagai bagian dari upaya menjaga identitas bangsa. Ia mengutip pandangan sejarawan Mohammad Yamin yang menekankan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal akar sejarahnya.

"Ketika kita melupakan sejarah lahirnya Pancasila, sesungguhnya kita sedang kehilangan arah perjalanan bangsa." jelasnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan. Jika dahulu bangsa Indonesia berhadapan dengan kolonialisme, kini tantangan datang dalam bentuk derasnya arus informasi, penyebaran hoaks, polarisasi sosial, intoleransi, hingga meningkatnya sikap individualisme di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kota Cimahi berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dinilai menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa di era modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....