Hari Lahir Pancasila, Pemkot Cimahi Tegaskan Komitmen Wujudkan Pelayanan
- 02 Jun 2026 11:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Cimahi Aditya Yudistira dan diikuti unsur Forkopimda, aparatur sipil negara, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh komponen bangsa terhadap nilai-nilai dasar negara. Semangat tersebut dinilai penting sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di tengah berbagai tantangan zaman.
“Pancasila bukan sekadar dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” kata Aditya Yudistira.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan peran Pancasila sebagai perekat persatuan nasional. Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial.
Menurut Aditya, perkembangan teknologi, dinamika global, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat harus dihadapi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila. Kemajuan pembangunan tidak boleh dilepaskan dari penguatan karakter, moral, dan integritas bangsa.
“Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila pembangunan berjalan seiring dengan penguatan karakter dan moral masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Setiap kebijakan yang diambil pemerintah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata bagi warga.
Semangat tersebut, lanjutnya, harus tercermin dalam pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkeadilan. Aparatur sipil negara juga didorong untuk menghadirkan pelayanan yang humanis dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan.
“ASN harus melayani dengan hati, tanpa diskriminasi, serta menjaga birokrasi yang bersih dan akuntabel,” ucapnya.
Nilai-nilai Pancasila juga menjadi landasan dalam upaya mengatasi berbagai persoalan pembangunan di Kota Cimahi. Mulai dari penanggulangan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penanganan persoalan lingkungan dan persampahan.
Pemerintah Kota Cimahi menilai seluruh tantangan tersebut tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Semangat gotong royong adalah kekuatan utama untuk menghadirkan pembangunan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....