Siti Muntamah: Pancasila Harus Tercermin dalam Perilaku Pemuda
- 02 Jun 2026 05:15 WIB
- Bandung
RRI. CO. ID, Bandung – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah menegaskan bahwa Pancasila telah teruji sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia.
Siti menjelaskan, implementasi Pancasila bagi pelajar dapat dimulai dari penerapan sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Pelajar harus menjadi pribadi yang taat beragama dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
"Orang yang berpancasila itu yang taat pada agama. Dasar hadirnya bangsa Indonesia dan membangun bangsa Indonesia tidak terlepas dari nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa," ujarnya Senin 1 Juni 2026
Pada sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Siti menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Menurutnya, pelajar harus menjauhi tindakan kekerasan, perundungan atau bullying, kejahatan, hingga pelecehan terhadap sesama.
"Bagi saya, kemanusiaan itu saling menghormati. Tidak ada kekerasan, tidak ada kejahatan, tidak ada bullying, tidak ada pelecehan sampai perampokan." ujarnya.
Ia menilai nilai beradab juga dapat diwujudkan melalui etika dan sikap hormat kepada orang tua maupun lingkungan sekitar. Hal-hal sederhana yang membuat orang lain merasa nyaman dan bahagia merupakan bagian dari pengamalan Pancasila.
"Kemudian yang beradab itu memang harus punya etika dan karakter. Hormat kepada yang lebih tua, menghargai sesama, dan menghadirkan hal-hal yang membuat orang lain merasa senang," ujarnya.
Terkait sila ketiga Persatuan Indonesia, Siti mengatakan perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan persamaan yang dimiliki sebagai satu bangsa. "Semangat NKRI bagi pelajar diwujudkan dengan hidup rukun, menghargai keberagaman, dan menjaga kebersamaan di sekolah" Ujarnya.
Sila Keempat Pancasila Pelajar Diajak Terapkan Nilai Musyawarah dan Keteladanan di Sekolah. "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan mengajarkan pentingnya musyawarah serta menghadirkan pemimpin yang mampu memberikan solusi dan keteladanan. Nilai ini dapat diterapkan pelajar melalui organisasi sekolah, diskusi kelas, maupun kegiatan yang melibatkan pengambilan keputusan bersama," ujarnya.
Sementara pada sila Kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, ia menilai pemerataan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sosial harus terus diperjuangkan. Nilai keadilan juga harus hadir dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
"Misalnya Keadilan sosial di sekolah diwujudkan dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa diskriminasi." Katanya
Menurut Siti, Pancasila akan terus terjaga apabila nilai-nilai yang terkandung di dalamnya benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Kalau nilai-nilai Pancasila hadir dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin Pancasila bisa menghadirkan solusi-solusi yang baik. Semuanya diikat oleh Ketuhanan Yang Maha Esa dan nilai-nilai religius yang menjaga masyarakat dalam setiap aktivitas dan interaksi," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....