Pemkot Bandung Soroti Selama Masa Libur Panjang Keamanan Tetap Terkendali

  • 01 Jun 2026 11:50 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah gangguan keamanan dan ketertiban yang terjadi selama masa libur panjang. Meski diwarnai beberapa insiden, kondisi keamanan secara umum dinilai tetap terkendali berkat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan selama periode libur panjang terdapat sejumlah kejadian yang menjadi perhatian serius. Beberapa di antaranya meliputi aksi tawuran, tindak kekerasan, hingga praktik pemalakan yang terjadi di sejumlah wilayah perbatasan Kota Bandung.

‎Menurut Farhan, meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan berpotensi memicu berbagai gangguan ketertiban umum. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat koordinasi dengan aparat kepolisian dan unsur keamanan lainnya guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

‎“Ada beberapa kejadian yang memang harus menjadi perhatian kita bersama. Mulai dari tawuran, tindakan kekerasan, hingga pemalakan yang terjadi di sejumlah titik,” ujar Farhan, Senin 1 Juni 2026.


‎Ia mengapresiasi langkah cepat jajaran kepolisian dalam menangani berbagai kasus yang muncul selama masa liburan. Menurutnya, sebagian besar pelaku yang terlibat dalam sejumlah kejadian tersebut telah berhasil diamankan dan saat ini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

‎“Alhamdulillah pihak kepolisian telah menangani dengan sangat baik. Para pelaku sudah diamankan dan akan mendapatkan tindakan hukum yang tepat,” katanya.

‎Farhan menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga citra Kota Bandung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus pusat aktivitas ekonomi di Jawa Barat. Oleh karena itu, berbagai upaya pencegahan dan penindakan terhadap gangguan keamanan akan terus diperkuat, baik melalui patroli rutin, pengawasan di titik-titik rawan, maupun peningkatan koordinasi lintas instansi.

‎Selain melalui penegakan hukum, Pemkot Bandung juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Warga diharapkan tidak ragu melaporkan berbagai bentuk tindak kriminal maupun gangguan ketertiban kepada aparat berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.

‎Menurut Farhan, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

‎“Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis Kota Bandung dapat terus memberikan rasa aman bagi warga sekaligus menciptakan suasana yang nyaman bagi wisatawan yang berkunjung,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....