Ribuan Berkas Diverifikasi, Jalur Nilai Rapor Jadi Favorit di SMKN 1 Cimahi
- 31 Mei 2026 15:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Membludaknya jumlah pendaftar di SMKN 1 Cimahi berdampak pada meningkatnya beban kerja panitia Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Proses verifikasi dokumen dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh data yang diunggah peserta sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Setiap berkas pendaftaran membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk diperiksa secara menyeluruh. Panitia harus mencocokkan dokumen yang diunggah dengan data administrasi peserta guna menghindari kesalahan maupun ketidaksesuaian informasi.
“Sekarang sedang tahap verifikasi, kami berharap orang tua bersabar karena verifikasi untuk satu pendaftar itu sekitar 10 menit. Semuanya akan diverifikasi pasti, sementara kita juga terus menampung pendaftar,” ujar Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Cimahi Erwin, Jumat 29 Mei 2026.
Tahun ini, SMKN 1 Cimahi menerapkan pola penerimaan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jalur afirmasi, zonasi, dan Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) tidak lagi dibuka dalam proses penerimaan siswa baru.
Sekolah hanya membuka tiga jalur penerimaan, yakni prestasi akademik berdasarkan nilai rapor, kompetensi akademik, dan prestasi non-akademik. Dari ketiga jalur tersebut, jalur akademik berbasis nilai rapor menjadi pilihan paling dominan bagi para pendaftar.
Data panitia menunjukkan sebanyak 1.118 calon siswa mendaftar melalui jalur nilai rapor. Sementara itu, jalur potensi akademik berbasis tes IQ baru diikuti satu peserta dan jalur kompetensi non-akademik menarik sekitar 240 pendaftar.
“Dari tiga jalur itu, jalur akademik nilai rapor yang penuh. Kemudian ada potensi akademi IQ satu orang pendaftar, dan kompetensi non-akademik yang pendaftarnya kurang lebih ada 240-an,” kata Erwin.
Panitia memastikan seluruh kuota yang tersedia akan terisi secara optimal melalui mekanisme pengalihan kuota antarjalur. Langkah tersebut dilakukan apabila terdapat jalur penerimaan yang tidak memenuhi jumlah kursi yang telah disediakan.
“Tapi nanti akan dilihat kuota dari masing-masing jalur. Kalau tidak terpenuhi dari satu jalur maka kuotanya akan dipindah ke jalur lain. Makanya tidak ada istilah kuota kosong,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....