Bupati Sumedang Minta KIM Jadi Penangkal Hoaks dan Sumber Informasi Terpercaya
- 30 Mei 2026 12:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) memperkuat perannya sebagai penyampai informasi yang akurat dan terpercaya di tengah maraknya arus informasi yang beredar melalui media sosial.
Menurut Dony, perkembangan media sosial yang sangat cepat memberikan kemudahan dalam penyebaran informasi. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa meningkatnya penyebaran hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
Karena itu, ia berharap KIM dapat menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Karena itu KIM harus hadir menjadi bagian yang memberikan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kalau ingin tahu benar atau tidaknya sebuah informasi, cek ke KIM,” ujar Dony, dalam keterangannya, Jumat 29 Mei 2026.
Ia menilai keberadaan KIM memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan informasi pembangunan, KIM juga dinilai mampu menjadi saluran aspirasi warga terkait berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Dony mengatakan banyak masukan yang disampaikan KIM selama ini membantu pemerintah daerah dalam mendeteksi persoalan di lapangan secara lebih cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
“Banyak kebijakan pemerintah lahir dari masukan teman-teman KIM. Yang luput dari pemerintah bisa cepat terdeteksi oleh KIM. Ini sangat membantu pemerintah dalam mengambil langkah cepat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dony juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi digital masyarakat. Ia menyoroti fenomena banyaknya pengguna media sosial yang langsung memberikan komentar atau membagikan informasi tanpa memahami isi dan kebenarannya terlebih dahulu.
Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya agar tidak ikut memperluas penyebaran berita bohong.
“Sekarang orang baru baca judul sudah langsung berkomentar. Padahal belum tentu isi beritanya sesuai. Maka saya selalu bilang, saring sebelum sharing. Sharing kalau sudah sure,” ujarnya.
Selain menjalankan fungsi edukasi dan penyebaran informasi, Dony berharap KIM dapat mengembangkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kreativitas dalam mengelola informasi dan memanfaatkan teknologi dinilai dapat membuka peluang baru bagi pemberdayaan masyarakat.
Bupati juga menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara konstruktif merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah.
Di akhir kegiatan, Dony berharap bantuan peralatan audio visual yang diberikan dapat meningkatkan kapasitas KIM dalam menjalankan tugasnya serta memperkuat pelayanan informasi kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....