Tagana Tasikmalaya Intensifkan Monitoring Sejumlah Wilayah Rawan Kekeringan
- 29 Mei 2026 09:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Menyikapi prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau ini akan panjang, Tagana Kabupaten Tasikmalaya terus meningkatkan monitoring terhadap sejumlah wilayah rawan terdampak kemarau. Terutama wilayah yang terdampak pada tahun lalu.
Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan, sejumlah wilayah rawan tersebut diantaranya adalah, Kecamatan Cigalontang, Salawu, Jamanis, Singaparna, serta Cipatujah. Selain meningkatkan monitoring, Tagana juga terus meningkatkan koordinasi dengan PDAM untuk persiapan pasokan air bersih.
“Iya, kami terus monitor wilayah rawan terdampak kemarau,” katanya, Jumat 29 Mei 2026.
Peningkatan monitoring dilakukan, seiring tidak adanya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan, akan membawa dampak pada sejumlah wilayah rawan.
“Kami juga menurunkan kampung siaga bencana, untuk melakukan pemantauan di wilayahnya masing- masing,” ujarnya.
Sementara itu Irfan (40) warga Singaparna mengaku mulai khawatir dengan kondisi saat ini. Beberapa waktu ini, Kabupaten Tasikmalaya tidak diguyur hujan.
“Iya sudah beberapa waktu tidak ada hujan ya. Kami mulai khawatir, meskipun belum ada yang kekurangan air,” katanya.
Sementara, meski sudah tidak ada curah hujan, hingga saat ini Tagana Kabupaten Tasikmalaya belum menerima permintaan air bersih dari warga. Termasuk belum menerima laporan adanya wilayah yang mengalami kekeringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....