Warga RW 16 Leuwigajah Salurkan Daging Kurban untuk Ratusan Kepala Keluarga

  • 27 Mei 2026 19:43 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di RW 16 Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, berlangsung lancar dan penuh kebersamaan, Rabu 27 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial warga melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat di lingkungan sekitar.

Ketua RW 16 Kelurahan Leuwigajah, Iyan Bahtiar, mengatakan proses penyembelihan hewan kurban dimulai sejak pukul 07.45 WIB. Tahun ini, panitia menerima sebanyak 15 ekor sapi dan 4 ekor domba dari para warga yang berkurban.

“Alhamdulillah, tahun ini terkumpul 15 ekor sapi dan 4 ekor domba dari para pemberi kurban,” ujar Iyan Bahtiar.

Proses penyembelihan dilakukan secara tertib dengan melibatkan panitia dan warga yang telah dibagi sesuai tugas masing-masing. Hingga siang hari, sebagian besar hewan kurban telah selesai disembelih dan siap didistribusikan kepada penerima.

“Hingga siang hari, hampir seluruh hewan kurban telah selesai disembelih,” katanya.

Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada warga RW 16 dan masyarakat di wilayah sekitar. Untuk penerima di lingkungan RW 16 sendiri, jumlahnya mencapai sekitar 650 kepala keluarga.

“Masing-masing RT mengajukan data jumlah KK yang berhak menerima,” tutur Iyan.

Ia menjelaskan, paket daging kurban langsung dikemas dan disalurkan sesuai data yang telah diajukan agar pembagian berjalan tepat sasaran. Panitia juga memastikan distribusi dilakukan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun agama warga penerima.

“Semua merasa dapat semua, termasuk warga RW yang berdekatan juga kami distribusikan,” ucapnya.

Selain fokus pada distribusi daging, panitia kurban turut memperhatikan penanganan kebersihan pasca penyembelihan hewan. Tim khusus kebersihan dibentuk untuk mengumpulkan dan mengelola sampah secara terpusat sesuai jadwal pengangkutan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi.

“Insyaallah tidak akan berantakan karena ada tim kebersihan yang bertugas,” jelas Iyan.

Pengemasan limbah juga dilakukan dengan pemisahan antara sampah organik dan non-organik agar lebih tertata. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap bersih selama proses pelaksanaan kurban berlangsung.

Iyan menambahkan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas normal dan tidak mengurangi semangat kebersamaan warga.

“Yang penting semangat berbagi dan kebersamaan warga tetap terjaga,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....