Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Siapkan Infrastruktur Pendukung
- 27 Mei 2026 11:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan Pemerintah Kota Bandung bersama Lanud Husein Sastranegara untuk mereaktivasi Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara penerbangan komersial. Saat ini, aktivitas penerbangan di Bandara Husein masih terbatas untuk pesawat jenis propeller setelah sebagian besar penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Kertajati.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, instruksi tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat berkunjung ke Kota Bandung pada 25 Mei 2026. Dalam arahannya, Presiden juga meminta reaktivasi Bandara Adisutjipto.
Farhan mengaku antusias dengan rencana tersebut karena selama ini Bandara Husein sejatinya tidak ditutup sepenuhnya, melainkan hanya dibatasi untuk penerbangan komersial berjadwal menggunakan pesawat baling-baling dengan rute antar kota di Pulau Jawa.
“Kita sangat menunggu reaktivasi ini, karena bagaimanapun selama ini Bandara Husein bukan ditutup, tetapi aktivitas penerbangan komersialnya dibatasi hanya untuk pesawat propeller,” ujar Farhan usai melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Al Ukhuwah, Rabu 27 Mei 2026.
Menurutnya, Presiden Prabowo telah memerintahkan Kementerian Pertahanan dan Bappenas untuk melakukan kajian terkait potensi pengoperasian kembali Bandara Husein. Hasil kajian awal menunjukkan potensi pertumbuhan penumpang di Kota Bandung masih sangat besar.
Farhan menyebut, pada tahun 2019 lalu, trafik penumpang Bandara Husein mencapai sekitar 3,8 juta orang, terdiri dari sekitar 3 juta penumpang domestik dan 800 ribu penumpang internasional.
“Kita ingin mengembalikan kejayaan Bandara Husein seperti sebelum pandemi dan sebelum perpindahan penerbangan ke Kertajati,” katanya.
Terkait persiapan reaktivasi, Farhan menegaskan seluruh kebijakan utama berada di tangan pemerintah pusat. Namun demikian, Pemkot Bandung akan mendukung melalui peningkatan infrastruktur jalan dan akses menuju bandara.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni perbaikan akses keluar tol menuju Bandara Husein melalui kawasan PT Dirgantara Indonesia serta optimalisasi konektivitas jalan. Selain itu, keberadaan Flyover Nurtanio dinilai akan semakin mempermudah arus lalu lintas menuju bandara.
Ia memastikan akses keluar masuk kawasan Bandara Husein akan dibuat lebih lancar guna mendukung operasional penerbangan komersial nantinya.
Farhan menambahkan, Bandara Husein Sastranegara dinilai masih memadai untuk melayani pesawat berbadan sedang seperti Boeing 737 dan Airbus A320. Kapasitas tersebut dianggap cukup untuk mendukung mobilitas penumpang dan pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.
“Pak Presiden sudah mengeluarkan instruksi agar dua bandara dalam kota segera diaktifkan kembali,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....