Handphone Putros Pemain Persib Hilang saat Perayaan Juara

  • 24 Mei 2026 17:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Perayaan keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara di Kota Bandung diwarnai sejumlah insiden kecil. Salah satunya menimpa pemain Persib, Frans Putros, yang dilaporkan kehilangan handphone saat mengikuti rangkaian perayaan bersama ribuan Bobotoh.

‎Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, insiden tersebut menjadi salah satu kejadian yang paling menonjol selama kegiatan berlangsung pada Minggu 24 Mei 2026.

‎“Putros kehilangan handphone, itu insiden yang saya ketahui. Beberapa insiden kecil lain juga terjadi di kawasan Kowetan,” ujar Farhan, Minggu 24 Mei 2026.

‎Meski demikian, Farhan memastikan secara umum situasi perayaan juara Persib berlangsung aman dan kondusif. Pemerintah Kota Bandung bersama aparat keamanan terus melakukan pengawasan di sejumlah titik keramaian untuk memastikan perayaan tidak berujung ricuh.

‎Ia menuturkan, hingga Minggu malam proses evakuasi dan pemulangan pemain serta massa Bobotoh masih terus dilakukan. Menurutnya, hujan yang turun di Kota Bandung diharapkan dapat membantu meredakan kepadatan massa dan membuat situasi lebih tenang.

‎“Saat ini sedang dalam proses evakuasi pulang. Mudah-mudahan hujan ini membuat suasana tenang,” katanya.



‎Farhan juga mengungkapkan, salah satu kendala terbesar terjadi ketika para pemain Persib hendak dibawa menuju Pendopo Kota Bandung untuk beristirahat setelah mengikuti rangkaian konvoi dan selebrasi juara. Kepadatan massa membuat kendaraan pengangkut pemain tidak dapat menembus kerumunan Bobotoh.

‎Akibatnya, sejumlah pemain terpaksa berjalan kaki untuk mencapai titik akhir kegiatan. Meski sempat tersendat, kondisi tetap dapat dikendalikan oleh petugas gabungan dari Pemerintah Kota Bandung, TNI, dan Kepolisian.

‎“Secara keseluruhan sekarang berjalan sangat lancar. Hanya saja ketika pemain akan dibawa ke pendopo untuk istirahat di titik terakhir sempat tersendat karena tidak ada kendaraan yang bisa menembus kerumunan, sehingga terpaksa jalan kaki,” ucapnya.

‎Pemerintah Kota Bandung berharap antusiasme masyarakat dalam merayakan keberhasilan Persib tetap berlangsung tertib dan tidak berlebihan. Farhan menegaskan pihaknya tidak akan memperpanjang masa perayaan demi menjaga keamanan dan ketertiban kota.

‎“Kami berharap malam ini menjadi malam terakhir perayaan, karena untuk pengamanan kami tidak bisa mengizinkan lebih lama lagi,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....