Perkemahan SDN Sukamulya Ngamprah Fokus Pembinaan Karakter dan Keterampilan

  • 24 Mei 2026 13:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat - SDN Sukamulya di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan perkemahan tahunan yang diikuti ratusan siswa. Kegiatan berlangsung selama dua hari satu malam di Bumi Perkemahan Paku Haji dengan melibatkan siswa Kelas I hingga Kelas V, Sabtu 23 Mei 2026.

Sebanyak 174 siswa dari Pangkalan SD Karya Mulya mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan langsung para guru wali kelas dan pembimbing lapangan. Perkemahan ini menjadi bagian dari program rutin sekolah dalam membangun karakter, kemandirian, serta keterampilan siswa sejak usia dini.

Guru sekaligus pembina kegiatan, Dadang S.Pd., mengatakan kegiatan perkemahan merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari pembinaan karakter di lingkungan sekolah. “Perkemahan ini merupakan program wajib tahunan sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kerja sama siswa,” ujar Dadang,

Menurutnya, kegiatan serupa biasanya dilaksanakan di lingkungan sekolah untuk memudahkan pengawasan. Namun tahun ini kegiatan dipusatkan di Bumi Perkemahan Paku Haji agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas di alam terbuka.

Dalam pelaksanaannya, panitia mengangkat tema “Terampil, Akur, Nilai Guna Utama”. Tema tersebut dipilih untuk mendorong siswa memiliki keterampilan praktis sekaligus membangun sikap kebersamaan dan saling menghargai antar teman.

Dadang menjelaskan, nilai utama dari kegiatan ini bukan hanya soal aktivitas kepramukaan, tetapi juga penerapan pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari. “Anak-anak diajak untuk belajar mandiri, kompak, disiplin, dan mampu menerapkan nilai positif dalam kehidupan mereka,” katanya.

Panitia juga menyiapkan berbagai materi pembelajaran yang edukatif dan ramah anak. Beberapa kegiatan yang diberikan meliputi latihan konsentrasi, keterampilan menggunakan ketapel, hingga simulasi pembelajaran nilai kehidupan melalui kegiatan simbolis.

Seluruh materi, kata Dadang, telah disesuaikan dengan usia peserta dan tetap mengutamakan aspek keselamatan serta kenyamanan siswa selama kegiatan berlangsung.

“Kami memastikan seluruh kegiatan aman dan menyenangkan bagi anak-anak. Materi dibuat mudah dipahami dan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....