Pengelolaan Sampah Berbasis Wilayah, Kolaborasi Pentahelix pada Rakorpemda
- 22 Mei 2026 19:06 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi. Yaitu dalam meningkatkan pendapatan daerah serta memperkuat pengelolaan sampah berbasis wilayah.
Hal itu disampaikan Bupati dalam Rapat Koordinasi Bulanan Pemerintah Kabupaten Bandung. Yaitu pada bulan Mei 2026 di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Kamis 21 Mei 2026.
Dalam arahannya, KDS menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan. Yaitu antara pendapatan dan belanja daerah menjelang berakhirnya semester pertama tahun anggaran 2026.
“Saya berharap pada bulan Mei dan Juni ini penyerapan anggaran dapat diseimbangkan, mengingat semester pertama akan segera berakhir. Cadangan fiskal dari BKAD juga harus tetap stabil, sehingga antara pendapatan dan belanja daerah dapat disesuaikan secara seimbang,” ujar KDS.
Berdasarkan realisasi pendapatan daerah, hingga saat ini Kabupaten Bandung telah mencapai Rp2,13 triliun atau 35,72 persen dari target Rp5,96 triliun. Karena itu, KDS meminta seluruh perangkat daerah mengawal berbagai potensi pendapatan dan meningkatkan inovasi di tengah penyesuaian fiskal daerah.
Selain soal pendapatan daerah, rapat koordinasi juga membahas penanganan persoalan sampah yang masih menjadi tantangan serius. Saat ini, timbulan sampah di Kabupaten Bandung mencapai 1.821 ton per hari.
Untuk mengatasi hal tersebut, KDS mendorong penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), pembentukan penampungan sampah terpilah. Yaitu di setiap kantor pemerintahan dan desa, serta pengembangan program kolaborasi pentahelix di masing-masing wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....