Cimahi Waspadai Ancaman Gempa dan Cuaca Ekstrem
- 22 Mei 2026 17:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam yang dinilai cukup tinggi di wilayah tersebut. Ancaman gempa bumi akibat keberadaan Sesar Lembang hingga cuaca ekstrem menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan kondisi geografis Kota Cimahi membuat wilayah tersebut rawan terhadap berbagai jenis bencana. Selain ancaman gempa bumi, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor juga kerap terjadi saat cuaca ekstrem melanda.
“Ketika masyarakat memahami langkah mitigasi dan evakuasi mandiri, maka risiko jatuhnya korban jiwa dapat diminimalisir,” ujar Ngatiyana usai menutup program Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB) 2026 di SMPN 4 Cimahi, Jumat 22 Mei 2026.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Cimahi, tercatat sebanyak 48 kejadian bencana terjadi sepanjang Januari hingga April 2026. Peristiwa tersebut meliputi banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan rumah, bangunan, hingga infrastruktur.
Menurut Ngatiyana, tingginya angka kejadian bencana harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut bukan untuk menimbulkan ketakutan, melainkan meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan menghadapi situasi darurat.
Pemerintah Kota Cimahi pun terus mendorong penguatan edukasi mitigasi bencana melalui berbagai program, salah satunya Sekolah/Madrasah Aman Bencana (SMAB). Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membentuk budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan pendidikan.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, pemerintah berharap masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat. Kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci penting untuk meminimalkan dampak bencana dan melindungi keselamatan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....