Pemkot Bandung Siapkan Sejumlah Skenario Konvoi Persib

  • 21 Mei 2026 14:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi euforia perayaan konvoi Persib Bandung. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun fasilitas publik.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Pemkot Bandung saat ini tengah mematangkan berbagai skenario, mulai dari kondisi terbaik hingga kemungkinan terburuk saat perayaan berlangsung.

‎“Karena kita harus punya beberapa skenario, skenario terbaik dan skenario terburuk. Itu belum dibahas total, tapi seluruh antisipasi sedang disiapkan,” ujar Farhan, Kamis 21 Mei 2026.

‎Menurutnya, salah satu fokus utama ialah skenario penanganan kebersihan atau “sasapu” yang akan diterapkan sejak Jumat malam hingga Senin dini hari. Pemkot Bandung bersama sejumlah perangkat daerah telah menyiapkan pola kerja untuk memastikan kondisi kota tetap bersih selama dan setelah konvoi berlangsung.

‎“Itu termasuk skenario sasapu, dari mulai Jumat malam sampai Minggu malam hingga Senin subuh. Skenario kebersihannya sudah clear. Tapi mudah-mudahan skenario terbaik yang terjadi,” katanya.

‎Selain kebersihan, Pemkot Bandung juga menaruh perhatian besar terhadap aspek keamanan, khususnya pada titik-titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian. Salah satunya ialah kawasan Balkon Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika yang direncanakan menjadi lokasi pengangkatan trofi Persib.


‎Farhan mengungkapkan, saat ini kekuatan konstruksi dan kapasitas daya tampung JPO masih terus dihitung oleh pihak terkait. Hal itu dilakukan agar lokasi tersebut aman digunakan ketika ribuan bobotoh memadati kawasan Asia Afrika.

‎“Kalau skenario terbaik terjadi, maka kita mesti mengukur kekuatan jembatan, JPO, termasuk pembatasan masuk ke pendopo. Karena Pendopo Kota Bandung sudah menjadi cagar budaya, jadi harus hati-hati,” ungkapnya.

‎Ia menambahkan, area balkon JPO memiliki kapasitas yang sangat terbatas. Karena itu, kemungkinan besar hanya pemain dan jajaran manajemen Persib yang diperbolehkan naik ke area tersebut saat seremoni berlangsung.

‎“Itu lagi diukur kekuatannya dan daya tampungnya. Sangat terbatas. Kemungkinan hanya pemain dan manajemen yang ke atas,” jelasnya.

‎Meski sempat muncul pertanyaan mengenai kemungkinan perubahan lokasi seremoni, Farhan memastikan berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan, lokasi di Balkon JPO Asia Afrika masih tetap menjadi pilihan utama.

‎“Kelihatannya sudah fix. Dari laporan Dishub juga sudah fix, karena sekarang berada di bawah pengelolaan Dishub,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....