Harkitnas Jadi Momentum Anak Muda Bandung Bangkit di Era Digital

  • 19 Mei 2026 15:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan di era digitalisasi.

‎Semangat kebangkitan tersebut disampaikan para anggota Paskibra Kota Bandung saat mengikuti latihan kegiatan di Balai Kota Bandung, Selasa 19 Mei 2026. Mereka menilai, makna kebangkitan nasional saat ini tidak hanya sebatas mencintai tanah air, tetapi juga harus dibarengi dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan modernisasi.

‎Salah seorang anggota Paskibra Kota Bandung, Syafiq, mengatakan generasi muda harus mampu memanfaatkan perkembangan zaman dengan hal-hal positif yang dapat meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi bagi bangsa.

‎Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, anak muda tidak cukup hanya memiliki semangat nasionalisme, namun juga harus memiliki kemampuan dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

‎“Tidak hanya dibarengi jiwa nasionalis saja, tapi di era digitalisasi ini kita juga harus bangkit dari segala modernisasi yang ada di dunia. Kita tidak bisa hanya disatukan dengan rasa cinta tanah air saja, tetapi juga harus disatukan dengan teknologi yang relevan untuk masa depan,” ujar Syafiq, selasa 19 Mei 2026.

‎Ia menambahkan, generasi muda saat ini merupakan harapan bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, anak muda diharapkan mampu mengisi waktunya dengan kegiatan positif yang dapat meningkatkan kemampuan dan nilai diri.

‎“Sebagai anak muda lebih baik mengisi dengan hal-hal yang lebih menantang dan bisa meningkatkan value diri kita sendiri. Karena harapan kebahagiaan dan kesejahteraan bangsa sangat digantungkan kepada generasi muda,” katanya.

‎Syafiq juga mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan agar tidak terjerumus ke dalam lingkungan negatif yang dapat menghambat kemajuan bangsa.

‎“Jangan sampai terkontaminasi dengan pergaulan-pergaulan buruk sehingga menghambat kemajuan suatu bangsa,” ucapnya.

‎Sementara itu, anggota Paskibra Kota Bandung lainnya, Ragibah Salsabil, menilai anggota Paskibra memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh bagi generasi muda lainnya, khususnya dalam hal disiplin dan sikap positif.

‎Menurutnya, anggota Paskibra berasal dari berbagai sekolah di Kota Bandung dan dikenal memiliki kedisiplinan serta sikap yang baik. Karena itu, ia berharap semangat tersebut dapat menular kepada anak-anak muda lainnya.

‎“Paskibra itu harus jadi contoh juga buat teman-teman yang lain. Dari attitude dan kedisiplinannya harus benar-benar dijaga,” ujar Ragibah.

‎Ia menilai, tantangan terbesar generasi muda saat ini adalah menumbuhkan kembali budaya disiplin, terutama disiplin waktu. Sebab, masih banyak anak muda yang cenderung bersikap santai dan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya kedisiplinan.

‎“Motivasi untuk disiplin harus ditingkatkan terlebih dahulu, terutama disiplin waktu. Karena sekarang banyak yang masih menganggap santai,” katanya.

‎Ragibah menambahkan, menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda harus mulai mempersiapkan diri dengan karakter yang kuat, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang.

‎“Karena kita juga akan menghadapi Indonesia Emas, jadi semuanya harus didasari dengan disiplin terlebih dahulu,” ucapnya.

‎Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk saling mendukung dan memotivasi satu sama lain, serta menghentikan budaya perundungan atau bullying di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.

‎“Sekarang jangan saling bully. Lebih baik saling memotivasi agar bisa berkembang bersama,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....