Food Festival Paguyuban Jawa tengah Perkuat Solidaritas Perantauan di Cimahi
- 18 Mei 2026 19:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Kemeriahan Food Festival dan Silaturahmi Akbar Paguyuban Jawa Tengah mewarnai Pendopo DPRD Kota Cimahi, Minggu 17 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat solidaritas dan kebersamaan ratusan warga perantauan asal Jawa Tengah yang tinggal di Kota Cimahi.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama berbagai paguyuban daerah. Kehadirannya disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi acara dengan nuansa kekeluargaan dan budaya tradisional Jawa.
Ngatiyana menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kota Cimahi. Menurutnya, kota dengan tiga kecamatan itu memiliki kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial antarsuku dan budaya.
“Cimahi ini hanya memiliki tiga kecamatan, tetapi penduduknya sudah lebih dari 600 ribu jiwa dan sekitar 50 persen masyarakatnya berasal dari Jawa,” ujar Ngatiyana.
Ia menilai keberadaan paguyuban memiliki peran penting dalam menjaga persatuan warga perantauan. Selain menjadi ruang silaturahmi, paguyuban juga dinilai mampu memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Ngatiyana mengaku memiliki kedekatan dengan sejumlah paguyuban Jawa Tengah, termasuk komunitas Banyumasan yang aktif di Kota Cimahi. Menurutnya, semangat guyub dan rukun menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketenteraman kehidupan masyarakat urban.
“Walaupun saya orang Jogja, saya sudah ikut menjadi bagian dari kebersamaan Banyumasan dan inilah bentuk persatuan masyarakat di Kota Cimahi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga budaya daerah tanpa melupakan nilai kebersamaan di tanah perantauan. Prinsip menghormati budaya setempat dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung dan kita harus tetap menjaga budaya daerah sekaligus menghormati kehidupan masyarakat di Kota Cimahi,” ungkapnya.
Ngatiyana berharap kegiatan silaturahmi akbar tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin. Ia menilai kebersamaan yang terbangun melalui paguyuban mampu memperkuat solidaritas sosial antarwarga di Kota Cimahi.
“Kerukunan akan melahirkan kekuatan, sedangkan perpecahan akan membawa kerusakan sehingga semangat guyub dan saling membantu harus terus dijaga,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....