Kick Off SPMB 2026, Wagub Jabar Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah

  • 18 Mei 2026 19:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Erwan Setiawan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk menghadirkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang tertib, bersih, dan berpihak pada kepentingan peserta didik. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Kick Off SPMB Jawa Barat SMA, SMK, SLB mewakili Gubernur Jabar di Kompleks Olahraga Arcamanik, Kota Bandung, Senin 18 Mei 2026.

Erwan menekankan, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan terbaik. Oleh karena itu, pelaksanaan SPMB harus mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.

“Komitmen penuh SPMB 2026 adalah menghadirkan pelaksanaan yang tertib, bersih, dan berpihak pada kepentingan peserta didik. Kita ingin memastikan masyarakat merasakan pelayanan pendidikan yang mudah diakses, jelas aturannya, serta dipercaya pelaksanaannya,” ujarnya.

Wagub juga menyambut baik pelaksanaan KickOff SPMB sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga integritas dan tanggung jawab moral dalam dunia pendidikan.Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama agar proses penerimaan murid baru tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. SPMB harus menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Jawa Barat,” katanya.

Erwan menambahkan, orang tua harus merasa tenang, siswa merasa dihargai, dan sekolah merasa didukung dalam menjalankan tugasnya. Ia pun mengajak seluruh jajaran pendidikan untuk bekerja dengan semangat pelayanan, profesionalisme, dan empati. “Mari hadirkan pendidikan yang bukan hanya unggul, tetapi juga kuat dalam nilai keadilan dan kemanusiaan,” ucapnya.

Ia mengakui, setiap proses penerimaan murid baru kerap menghadirkan tantangan dan polemik yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Namun, Pemprov Jabar terus berupaya memperbaiki sistem SPMB agar semakin baik dan mampu meminimalisasi berbagai persoalan yang muncul.

“Insya Allah tahun ini tidak ada lagi protes ataupun demonstrasi ke sekolah. Karena, Pak Kadisdik sudah memastikan seluruh siswa SMP/sederajat akan mendapatkan akses melanjutkan pendidikan di SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat,” tegasnya.

“Kami Pemprov Jabar menjamin setiap anak dapat melanjutkan pendidikan. Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Tidak boleh ada masyarakat yang tidak bisa melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya,” jelasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....