Bandung Barat Bangun Ekonomi Desa, 25 Gerai KDKMP Rampung 100 Persen
- 16 Mei 2026 17:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menguatkan komitmennya dalam meningkatlkan ekonomi kerakyatan melalui peluncuran 25 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang telah rampung 100 persen.
Peluncuran KDKMP dipusatkan di Perum Cilame Permai, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Sabtu 16 Mei 2026, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.
Secara nasional, peresmian KDKMP dilakukan serentak di 1.061 titik di seluruh Indonesia dan dibuka langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui sambungan virtual.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimda Kabupaten Bandung Barat, kepala dinas, camat, hingga pengurus koperasi.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bandung Barat yang dibacakannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa.
“Koperasi harus menjadi lokomotif utama penggerak ekonomi rakyat. Dengan rampungnya 25 gerai ini, kita siap membangun ekosistem bisnis desa yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak hanya fokus pada pembangunan fisik gerai koperasi, tetapi juga menyiapkan sistem pendukung agar KDKMP mampu berjalan optimal dan profesional.
Melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Pemkab Bandung Barat telah menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah BUMN seperti Perum Bulog dan PT Pertamina guna memperkuat distribusi dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
Selain itu, para pengurus koperasi juga telah mengikuti pelatihan serta uji kompetensi untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan koperasi yang transparan dan akuntabel.
“Pengurus koperasi harus mampu mengelola usaha secara profesional agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa,” katanya.
Pasca peluncuran, pemerintah daerah juga akan mempercepat penyediaan sarana pendukung seperti gudang penyimpanan, kendaraan operasional, dan penguatan jaringan gerai guna memastikan distribusi produk berjalan optimal hingga ke pelosok desa.
Tak hanya itu, KDMP juga akan disinergikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui skema tersebut, koperasi desa diharapkan dapat menjadi pemasok utama bahan pangan dengan memanfaatkan potensi lokal dari sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan koperasi masyarakat.
Wakil Bupati menilai sinergi tersebut akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang kuat, adaptif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Bandung Barat AMANAH,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....