Entry Meeting PPM Cimahi Utara Fokus Sinkronisasi Program dan Penanganan Banjir

  • 15 Mei 2026 15:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Wali Kota Ngatiyana membuka Entry Meeting Pengamanan Proyek Strategis Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) tingkat Kecamatan Cimahi Utara, Rabu 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menyelaraskan rencana pembangunan agar pelaksanaannya tepat sasaran, tertib administrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota Cimahi bersama pihak terkait membahas rencana pelaksanaan program PPM di wilayah Kecamatan Cimahi Utara. Pemaparan materi dilakukan sebagai bentuk penguatan koordinasi sekaligus upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran dalam pelaksanaan pembangunan.

“Tujuannya agar dalam pelaksanaan tidak terjadi pelanggaran yang berarti, Program PPM ini memang didesain agar pembangunan berjalan cepat, efektif, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Ngatiyana menjelaskan, Program PPM menjadi salah satu program strategis daerah yang masuk dalam prioritas pembangunan Kota Cimahi tahun 2026. Pemerintah Kota Cimahi juga menetapkan sebanyak 16 program strategis pembangunan yang akan mendapat pengawasan dan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Cimahi.

“Ia menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan agar setiap program berjalan baik, terhindar dari penyimpangan, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan,” ucapnya.

Selain membahas pelaksanaan program, Ngatiyana menyoroti penanganan banjir sebagai prioritas utama pembangunan di Kota Cimahi. Menurutnya, persoalan banjir harus diselesaikan terlebih dahulu agar pembangunan sektor lain dapat berjalan lebih optimal.

“Kita ingin ada penyelesaian banjir. Jangan sampai terjadi lagi di wilayah tertentu. Setelah itu baru pembangunan lain dijalankan sesuai prioritas,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar pembangunan melalui Program PPM tidak tumpang tindih dengan program reguler pemerintah daerah, khususnya dalam pekerjaan drainase. Sinkronisasi antar program dinilai penting agar pelaksanaan pembangunan lebih efektif dan memudahkan proses pengawasan di lapangan.

Menurut Ngatiyana, pembangunan reguler akan tetap berjalan beriringan dengan Program PPM di berbagai sektor infrastruktur. Karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah dan kecamatan perlu diperkuat agar setiap pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun teknis.

“Dengan sinergi dan pengawasan yang baik, seluruh program pembangunan di Kecamatan Cimahi Utara diharapkan berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ngatiyana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....