Pemkot Bandung Antisipasi Lonjakan Sampah saat Libur Panjang

  • 15 Mei 2026 09:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan volume sampah selama libur panjang akhir pekan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni meningkatkan kapasitas pengolahan sampah agar penumpukan tidak terjadi saat jadwal pengangkutan terbatas.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, selama periode libur panjang proses pengangkutan sampah tidak dapat dilakukan secara maksimal setiap hari. Karena itu, Pemkot Bandung fokus memperkuat sistem pengolahan sampah di dalam kota.

‎“Karena sampah ini bagaimanapun juga hanya bisa kita angkut sampai hari Kamis. Jumat, Sabtu, Minggu kita harus melakukan pengolahan total,” ujar Farhan, Jumat 15 Mei 2026.

‎Menurutnya, strategi tersebut diterapkan untuk mengurangi tekanan backlog atau penumpukan sampah yang kerap terjadi saat akhir pekan dan hari libur nasional. Selama beberapa bulan terakhir, Pemkot Bandung terus mengevaluasi pola pengangkutan dan pengolahan agar pelayanan kebersihan tetap berjalan optimal.

‎Farhan menjelaskan, kapasitas pengolahan sampah saat ini tengah ditingkatkan guna mengimbangi produksi sampah masyarakat yang diperkirakan meningkat selama masa liburan. Apalagi, Kota Bandung diprediksi akan dipadati wisatawan dari berbagai daerah pada momentum libur panjang.

‎“Nah kapasitas pengolahan total ini lagi kita tambah supaya kita bisa melepaskan diri dari tekanan backlog pengangkutan sampah di hari Jumat, Sabtu, Minggu,” katanya.

‎Ia mengakui, pemerintah tidak dapat memprediksi secara pasti kapan lonjakan volume sampah akan terjadi. Sebab, pola kedatangan wisatawan maupun aktivitas masyarakat selama libur panjang sering berubah-ubah.

‎“Persiapannya seperti itu. Jadi gini, kita tidak pernah bisa meramal atau memprediksi kuota ini habisnya minggu kapan, bisa minggu ganjil bisa minggu genap. Jadi kita siap saja pokoknya. Pengangkutan cuma hari Kamis, sedangkan Jumat, Sabtu, Minggu fokus pada pengolahan,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....