Stok Beras di Priangan Timur Aman hingga Akhir Tahun

  • 12 Mei 2026 12:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Disela mendampingi inspeksi mendadak (Sidak) sejumlah anggota Komisi VI DPR RI di Kabupaten Garut,Pimpinan Cabang Perum Bulog Kancab Ciamis Jawa Barat, Johan Wahyudi mengatakan, saat ini pihaknya memiliki 4 gudang penyimpanan logistik beras dengan kapasitas stok yang dimiliki saat ini sebanyak 22 ribu ton." Untuk kabupaten garut saat ini hanya memiliki satu gudang induk dengan stok beras yang tersimpan saat ini sebanyak 14 ribu ton,"katanya, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia mengatakan, selain 4 gudang resmi yang dimiliki bulog Ciamis termasuk di Kabupaten Garut, diluar itu juga ada gudang-gudang lain yang jumlahnya lebih banyak." Kami juga memiliki sejumlah gudang sewa lainnya untuk penyimpanan dan penyaluran beras bersubsidi tersebut,"ujarnya.

Ia menyampaikan, dengan stok beras yang ada saat ini dipastikan hingga akhir tahun aman untuk pemenuhan beras di wilayah Priangan Timur termasuk di Garut, "Untuk stok beras kami pastikan aman hingga akhir tahun, meski menghadapi musim kemarau mendatang,"katanya.

Selain menampung logistik beras, menurutnya, pihaknya juga menerima komoditi hasil petani palawija seperti komoditas jagung SHP." Kami juga menerima perintah dari Bappenas untuk penyerapan dan penyaluran jagung SHP dari petani khusus di wilayah priangan timur,"tuturnya.

Ia mengatakan, stok jagung yang tersedia saat ini sebanyak 1400 ton sewilayah Priangan Timur, dan 200 hingga 300 ton diantaranya berasal dari petani jagung di Kabupaten Garut," Harga beli dari pemerintah untuk komoditi jagung ini sebesar 6400 rupiah perkilogramnya,"ujarnya.

Ia menyampaikan, komoditas jagung pipilan SHP ini yang ditampung dari para petani di Kabupaten Garut khususnya, diperuntukan pemenuhan kebutuhan asosiasi peternak atau untuk pakan ternak," Jika permintaannya banyak, khususnya dari asosiasi peternak, maka kami mengambil dari luar daerah juga,"ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....