Keributan Diduga Antar Suporter Terjadi di Karawang, Polisi Kondusifkan Situasi
- 11 Mei 2026 14:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Karawang - Keributan antar suporter sepak bola diduga terjadi di Kabupaten Karawang usai pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Minggu 10 Mei 2026 malam. Aparat gabungan kepolisian dan TNI langsung diterjunkan untuk mengendalikan situasi.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan mengatakan, gesekan melibatkan oknum suporter dari kedua kubu yang sedang melakukan konvoi usai pertandingan. Keributan itu terjadi di kawasan Puri Telukjambe Timur dan Galuh Mas, Karawang, pada Minggu, 10 Mei 2026.
"Secara umum situasi wilayah Kabupaten Karawang pasca pertandingan Persib dan Persija berlangsung aman dan kondusif. Sempat terjadi sedikit gesekan yang melibatkan oknum suporter Persib dan Persija di beberapa titik, namun seluruhnya dapat segera dikendalikan oleh aparat gabungan dari Polri dan TNI," kata Wildan, Senin 11 Mei 2026.
Video dari keributan tersebut juga terekam dan sempat viral di media sosial. Dalam video, seorang pria nampak terkulai lemas di jalan.
Wildan menuturkan, korban langsung mendapat pertolongan oleh pihak kepolisian. Ia juga memastikan pria itu saat ini dalam kondisi sadar
“Dalam video sempat terjadi gesekan, dan korban terlihat lemas di lokasi kejadian. Korban langsung diamankan dan mendapat pertolongan dari personel kepolisian yang berjaga,” kata Wildan, Senin (11/5/2026).
Korban kemudian dibawa oleh pihak keluarga dan rekannya guna mendapat perawatan lebih lanjut. Kepolisian juga sebelumnya telah melakukan langkah pengamanan dengan pendekatan preventif dan persuasif selama pertandingan berlangsung.
Polisi masih melakukan pendataan dan penelusuran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut. Situasi di sejumlah titik di Karawang dilaporkan telah kembali kondusif, Polisi mengimbau masyarakat terutama suporter untuk senantiasa menjaga kondusivitas.
“Kami mengimbau masyarakat dan para suporter untuk tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi,” ujar Wildan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....