Pelaku Bank Sampah Diapresiasi, Diky Candra: Berkontribusi pada Penanganan Sampah
- 11 Mei 2026 11:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Para pelaku Bank Sampah mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Penghargaan disampaikan langsung Plh Wali Kota Tasiikmalaya Diky Candra, di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin 11 Mei 2026.
Diky mengatakan, penghargaan yang diberikan merupakan hasil komunikasi dengan para agnia yang berkenan membantu memberikan penghargaan.” iya karena sebagai Plh tidak punya kewenangan anggaran sesuai UU No 3 tahun 2014 pasal 14 ayar 1. Jadi saya coba komunikasi dengan para agnia,” katanya, Senin 11 Mei 2026.
Langkah ini lanjut Diky, juga dilakukan untuk memancing yang lain untuk bergerak demi kebaikan dalam segala bidang.”ya kali ini dalam kaitan persampahan, apresiasi kami berikan untuk bank sampah yang mandiri, dan telah berkontribusi dalam menurunkan permasalahan sampah di kota tasikmalaya,” ujarnya.
Diky juga mengatakan, penghargaan ini adalah bentuk penghormatan Pemerintah Kota Tasikmalaya kepada orang-orang yang bekerja nyata di lapangan. “Kadang pekerjaannya tidak selalu terlihat besar, tetapi dampaknya sangat penting bagi lingkungan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan masa depan kota kita,”ujarnya.
Peran bank sampah bukan hanya mengumpulkan dan memilah sampah. Lebih dari itu, bank sampah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Ini yang harus kita garis bawahi, membangun kesadaran. Karena persoalan sampah tidak cukup diselesaikan hanya dengan armada, petugas, atau tempat pembuangan. Persoalan sampah harus dimulai dari perubahan perilaku di rumah, di kantor, di sekolah, di lingkungan, dan di tempat kita masing-masing,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Bank Sampah Kota Tasikmalaya (ASOBSI) Moch.Haerul Ihsan mengapresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. “ ya khususnya Diky Candra, semoga menjadi motivasi buat kita semua penggiat bank sampah kota tasikmalaya jadi lebih semangat mengurangi sampah yg terbuang ke TPA, lebih kreatif dan inovatif,” katanya.
Sedangkan dengan kesadaran masyarakat akan bank sampah, kata Ihsan, saat ini masyarakat masih tidak peduli dengan keberadaan bank sampah.”ya kurang peduli ya. Mungkin karena pemahaman dengan pemilahan sampah yang masih kurang,” ujarnya.
Sehingga lanjut Ihsan, perlu kolaborasi antara tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, pemerintahan, dan agnia, untuk bersama- sama memberi pemahaman kepada masyarakat. “Iya sehingga perlu upaya lebih peduli dengan namanya pemilahan sampah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....