SMKN 1 Akan Tempati Gedung Baru, Siswa Rancabali Tetap Dapat Kuota SPMB

  • 10 Mei 2026 19:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menegaskan kabar mengenai penutupan SMKN 1 Rancabali adalah informasi yang tidak benar. Pemerintah memastikan sekolah tersebut tetap beroperasi dan hanya mengalami perpindahan lokasi guna mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar yang lebih layak dan sesuai regulasi tata ruang.

SMKN 1 Rancabali nantinya akan berpindah dari Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali ke Desa Citiwu, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jawa Barat, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa langkah relokasi dilakukan karena lokasi sekolah saat ini berada di kawasan hijau yang tidak diperbolehkan untuk pembangunan fasilitas permanen seperti gedung sekolah.

“Wilayah Rancabali merupakan kawasan hijau sehingga tidak memungkinkan untuk pembangunan gedung permanen. Karena itu, pemindahan ke Ciwidey menjadi solusi agar sekolah dapat memiliki fasilitas pendidikan yang representatif,” ujar Edy, Jumat 8 Mei 2026.

Selama ini, SMKN 1 Rancabali memang belum memiliki gedung sendiri. Aktivitas belajar mengajar masih memanfaatkan gedung SMP 3 Cipelah sejak tahun 2013 dan sebagian menggunakan SD 4 Barutunggul sejak 2018.

Disdik Jabar memastikan proses relokasi dilakukan melalui kajian panjang dan sesuai ketentuan hukum. Setelah dilakukan pengecekan tata ruang, lahan di Rancabali dinyatakan tidak sesuai untuk pembangunan sekolah karena masuk zona hijau.

Pemerintah kemudian mencari alternatif lokasi dan menetapkan lahan di Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey sebagai lokasi baru setelah dinyatakan berada di zona kuning berdasarkan informasi tata ruang dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung.

Tidak hanya itu, pada awal 2024 lahan tersebut resmi bersertifikat atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kepentingan pembangunan SMKN 1 Rancabali. Dengan status legal tersebut, pembangunan gedung sekolah baru dapat dilakukan secara penuh dan memiliki dasar administratif yang kuat.

Saat ini SMKN 1 Rancabali memiliki 337 siswa aktif yang tersebar di empat program keahlian, yakni Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Kuliner, dan Perhotelan.

Disdik Jabar menargetkan seluruh siswa akan mulai menempati gedung baru secara penuh pada tahun 2026 seiring rampungnya pembangunan sekolah di lokasi baru. Sebagian siswa yang sebelumnya belajar di SD 4 Barutunggul juga telah berpindah ke gedung baru, sementara proses perpindahan siswa ATPH dari SMP 3 Cipelah masih berlangsung secara bertahap.

Dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, siswa asal Kecamatan Rancabali tetap akan mendapatkan kuota khusus untuk bersekolah di SMKN 1 Rancabali. Pemerintah berharap relokasi ini dapat menjadi solusi jangka panjang agar SMKN 1 Rancabali memiliki sarana pendidikan yang lebih memadai dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di wilayah selatan Kabupaten Bandung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....