Festival Seni Dubrig 2026 Digelar, Bandung Barat Perkuat Identitas Budaya Lokal

  • 10 Mei 2026 20:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat - Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi membuka gelaran Festival Seni Dubrig (Dur Bedug Ngaibrig), di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Sabtu 9 Mei 2026. Festival ini diselenggarakan oleh Yayasan Sinar Kancana dengan tujuan melestarikan serta memajukan kebudayaan lokal sebagai identitas bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Jeje Ritchie Ismail memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Sinar Kancana di bawah pimpinan Ibu Santi Sartika atas inisiatif penyelenggaraan acara ini. Beliau menekankan bahwa Seni Dubrig merupakan pertunjukan khas yang memiliki nilai unik dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bandung Barat.

Bupati berharap festival ini menjadi langkah strategis agar Seni Dubrig dapat diakui secara nasional.

"Saya berharap Festival Seni Dubrig ini dapat menjadi langkah besar agar Seni Dubrig ke depannya dapat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Kabupaten Bandung Barat oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia," ujar Bupati Jeje.

Upaya ini, lanjut Bupati, sejalan dengan visi Bandung Barat AMANAH (Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis), di mana kebudayaan memegang peranan penting dalam membangun karakter dan jati diri masyarakat.

Keberhasilan acara ini juga tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Budaya terus berkomitmen melakukan pelindungan, pengembangan, dan pembinaan kebudayaan sesuai amanat UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Bandung serta Tim Digitalisasi Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan yang telah memfasilitasi pelaksanaan festival ini.

"Keberadaan Seni Dubrig hingga saat ini adalah buah dari dedikasi para seniman dan budayawan di Kecamatan Parongpong yang konsisten menjaga warisan leluhur dari generasi ke generasi," pungkasnya

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX, Camat Parongpong, para Kepala Desa, serta tokoh seniman dan budayawan se-Kabupaten Bandung Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....